Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

PM India Berani Melawan Donald Trump: Saya Tidak Akan Mengorbankan Petani

Trump mengumumkan tarif tambahan sebesar 25 persen terhadap negara di  Asia Selatan tersebut hari ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in PM India Berani Melawan Donald Trump: Saya Tidak Akan Mengorbankan Petani
Stanislav Krasilnikov/Handout/brics-russia2024.ru
LAWAN TRUMP - Perdana Menteri India Narendra Modi pada pertemuan KTT BRICS di kota Kazan, barat daya Rusia, pada Rabu (23/10/2024). Modi berani melawan Presiden AS Donald Trump terkait tarif impor. 

 

TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan tidak akan mengorbankan kepentingan petani di negaranya.

Bahkan jika perlu dia harus membayar harga yang mahal untuk kepentingan para petani.

Modi mengatakan itu, Kamis (7/8/2025), menanggapi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menerapkan tarif sebesar 50 persen pada barang-barang impor India.

Trump mengumumkan tarif tambahan sebesar 25 persen terhadap negara di  Asia Selatan tersebut hari ini.

Dengan demikian total pungutan terhadap barang-barang India yang diekspor ke AS menjadi 50 persen, salah satu pungutan tertinggi yang dikenakan terhadap semua mitra dagang AS.

"Bagi kami, kesejahteraan petani adalah yang utama," kata Modi dalam sebuah acara di New Delhi dikutip dari Reuters.

Rekomendasi Untuk Anda

"India tidak akan pernah mengorbankan kesejahteraan petani, sektor susu, dan nelayannya. Dan saya tahu secara pribadi bahwa saya harus membayar harga yang mahal untuk itu," dia menambahkan.

Negosiasi Gagal

Pembicaraan perdagangan antara India dan Amerika Serikat gagal setelah lima putaran negosiasi karena ketidaksepakatan mengenai sektor pertanian dan impor susu India  serta penghentian pembelian minyak Rusia.

Modi tidak secara langsung merujuk pada tarif AS atau pembicaraan perdagangan.

"Tarif baru, yang berlaku mulai 28 Agustus, dimaksudkan untuk menghukum India karena membeli minyak Rusia," kata Trump.

Kementerian Luar Negeri India mengatakan keputusan itu "sangat disayangkan" dan "India akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasionalnya".

Mengapa China Bisa Melawan Tarif Trump?

Para ahli mengatakan China sejauh ini terhindar dari tarif Trump karena memiliki nilai tawar menawar dengan AS atas cadangan mineral tanah jarang dan komoditas lainnya yang tidak dimiliki India.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas