Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Enggan Bahas Rencana Israel, tapi Sebut 'Hamas Tak Boleh Ada di Gaza'

Trump enggan membahas rencana Israel untuk menyerang lebih intens dan menduduki Kota Gaza, tapi sebut Hamas tak boleh tetap ada di Jalur Gaza.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Trump Enggan Bahas Rencana Israel, tapi Sebut 'Hamas Tak Boleh Ada di Gaza'
Facebook The White House
TRUMP - Gambar diambil dari Facebook The White House pada Minggu (27/7/2025) memperlihatkan Presiden Donald J. Trump meninjau renovasi dan pembangunan baru Gedung Federal Reserve pada 25 Juli 2025. Pada 11 Agustus 2025, Trump enggan mengatakan apakah ia mendukung rencana Israel untuk menyerang lebih intens dan menduduki Kota Gaza. 

Hamas mengatakan operasi itu bertujuan untuk melawan rencana Israel yang ingin melanggengkan pendudukannya di Palestina sejak pendirian Israel pada tahun 1948 dan mengambil alih kompleks Masjid Al-Aqsa.

Per 22 Juni 2025, Israel mengatakan dari sejumlah sandera yang dibebaskan, 50 di antaranya masih ditawan di Gaza.

Dari jumlah tersebut, 49 orang ditahan pada 7 Oktober 2023 dan satu sandera (Hadar Goldin) telah ditawan di Gaza sejak 2014.

Sementara itu, Israel mengklaim pemblokiran jalur masuk bantuan ke Jalur Gaza bertujuan menekan Hamas untuk menyerah, namun nyatanya hanya memperburuk situasi dan menyebabkan kelaparan massal, tak hanya menimpa warga Gaza tapi juga para sandera.

Sementara delegasi Israel dan Hamas belum menemukan kesepakatan dalam perundingan gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir dan Qatar di Doha, Qatar.

Israel masih melanjutkan serangannya di Jalur Gaza, membunuh lebih dari 61.400 warga Palestina dan melukai lebih dari 152.850 orang dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023.

Selain itu, lebih dari 9.000 orang hilang, serta ratusan ribu orang mengungsi dan kelaparan hingga meninggal dunia, termasuk puluhan anak-anak per hari Sabtu (9/8/2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Israel juga membunuh 238 jurnalis selama genosida, dalam upaya sistematis untuk mengaburkan kebenaran dan menyembunyikan kekejaman yang dilakukannya, lapor Anadolu Agency.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas