Hamas Setuju Usulan Mesir Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza, Mau Bebaskan 10 Sandera Israel
Usulan Mesir yang bertindak sebagai mediator perundingan gencatan senjata dan pembebasan sandera antara Hamas dan Israel diterima Hamas.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Gerakan tersebut menyatakan, kunjungan tersebut merupakan “lampu hijau baru” bagi perampasan tanah lebih lanjut dan mendorong kekerasan pemukim dan serangan sistematis terhadap warga Palestina, tanah mereka, dan properti mereka.
Hamas juga memperingatkan bahaya rencana Israel yang bertujuan untuk aneksasi, penggusuran, dan kontrol penuh atas Tepi Barat.
Hamas menekankan kalau kebijakan tersebut "akan menghadapi eskalasi dan konfrontasi lebih lanjut selama pendudukan terus melakukan agresi dan kejahatannya."
Kelompok tersebut mendesak masyarakat internasional dan “seluruh masyarakat bebas di dunia” untuk mengambil tindakan yang mendesak dan efektif guna menghentikan pelanggaran-pelanggaran ini, untuk menekan Israel agar mengakhiri kegiatan permukimannya.
Hamas juga mendesak dunia internasional untuk meminta pertanggungjawaban para pemimpin Israel atas kejahatan yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina dan tanah mereka.
(oln/rntv/*)
Baca tanpa iklan