Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.272: Ukraina dan Rusia Ributkan Jaminan Keamanan, Perang Berakhir?

Belum ada tanda berakhir, perang Rusia–Ukraina telah berlangsung selama 1.272 hari pada Senin (18/8/2025).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.272: Ukraina dan Rusia Ributkan Jaminan Keamanan, Perang Berakhir?
Foto oleh Sergei Bulkin, TASS/Kremlin
VLADIMIR PUTIN - Foto ini diambil dari laman Presiden Rusia pada Rabu (6/8/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) berdiri di antara pada prajurit di upacara peletakan karangan bunga di Makam Prajurit Tak Dikenal di Moskow pada 22 Juni 2025. Ukraina dan Rusia Ributkan Jaminan Keamanan, Pertanda Berdamai? 

Berikut rincian lengkap peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina hari ke-1.272:

Jaminan Keamanan Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memuji keputusan untuk menawarkan jaminan keamanan kepada Ukraina.

Hal itu disebut sebagai bagian dari kesepakatan damai.

Zelensky membuat pernyataan tersebut saat ia bersiap bertemu Donald Trump di Washington.

Ia menekankan bahwa jaminan keamanan harus praktis dan memberikan perlindungan di darat, udara, dan laut.

Menurutnya, jaminan tersebut juga harus dikembangkan dengan partisipasi negara-negara Eropa.

Utusan Trump Klaim Jaminan Keamanan

Utusan Trump untuk Ukraina, Steve Witkoff, mengatakan Vladimir Putin telah menyetujui jaminan keamanan ala NATO untuk Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini disebut sebagai "Article 5-like".

Jaminan itu menjadi bagian dari kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang. Klaim ini tampak seperti perubahan besar bagi Putin.

Namun, Witkoff sebelumnya dikenal keliru dalam mengumumkan kesepakatan perundingan.

Ia diketahui tidak bisa berbahasa Rusia dan datang ke pertemuan tanpa penerjemah.

Baca juga: Melania Trump Tulis Surat ke Putin, Singgung Penderitaan Anak-anak Korban Perang Ukraina

Rusia Minta Jaminan Keamanan

Rusia sepakat bahwa perjanjian damai di masa depan harus memberikan jaminan keamanan bagi Kyiv.

"Moskow juga membutuhkan jaminan keamanan yang kredibel," kata Mikhail Ulyanov, utusan Rusia untuk organisasi internasional.

Ulyanov menekankan Rusia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan jaminan keamanan yang efisien.

Pernyataan itu datang meskipun Rusia berulang kali menginvasi negara lain.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas