Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gas di Pabrik Farmasi Maharashtra India Bocor Menewaskan 4 Orang dan Dua Kritis

Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebocoran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Gas di Pabrik Farmasi Maharashtra India Bocor Menewaskan 4 Orang dan Dua Kritis
Tribunnews
ILUSTRASI MAYAT - Sebanyak empat pekerja tewas dan dua lainnya dalam kondisi kritis akibat kebocoran gas di sebuah pabrik farmasi di kawasan Boisar Tarapur MIDC, Maharashtra, India, Kamis (21/8/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Sebanyak empat pekerja tewas dan dua lainnya dalam kondisi kritis akibat kebocoran gas di sebuah pabrik farmasi di kawasan Boisar Tarapur MIDC, Maharashtra, India, Kamis (21/8/2025).

Menurut laporan, total ada enam pekerja yang terdampak kebocoran gas di pabrik milik Medley Pharmaceuticals Limited.

Dilansir dari India Today, dari jumlah itu, empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dirawat intensif di rumah sakit.

Empat korban yang meninggal adalah Kalpesh Raut, Bengali Thakur, Dheeraj Prajapati, dan Kamlesh Yadav.

Sementara dua pekerja yang masih dalam kondisi kritis diketahui bernama Rohan Shinde dan Nilesh Hadal.

Baca juga: Kebocoran Gas Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Kapal MV Federal II di Batam yang Menewaskan 4 Pekerja

Seorang teman korban, Radhey Singh, mengatakan bahwa insiden bermula ketika gas bocor dan para pekerja berusaha menyelamatkan seorang pejabat pabrik.

“Karena itu mereka ikut terkena dampak parah. Dua orang langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara korban lainnya tiba di rumah sakit dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini, kedua korban luka tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit swasta di Boisar.

Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebocoran.

Namun, pihak berwenang juga mengkhawatirkan jumlah korban jiwa bisa bertambah karena kondisi beberapa pekerja masih sangat kritis. (India Today)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas