Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demonstrasi Pro-Palestina Digelar di Kantor-kantor Pemerintahan Irlandia

Protes Pro-Palestina telah diadakan di luar departemen pemerintah atas peran Bank Sentral Irlandia dalam menyetujui penjualan Obligasi Israel.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Demonstrasi Pro-Palestina Digelar di Kantor-kantor Pemerintahan Irlandia
Times of Israel
Aksi demonstrasi Kampanye Solidaritas Irlandia-Palestina di Kota Dublin, Irlandia. 

Ratusan Orang Menghadiri Demonstrasi Pro-Palestina di Kantor-kantor Pemerintahan Irlandia

TRIBUNNEWS.COM-  Protes Pro-Palestina telah diadakan di luar departemen pemerintah atas peran Bank Sentral Irlandia dalam menyetujui penjualan Obligasi Israel di UE.

Demonstrasi, yang diselenggarakan oleh Kampanye Solidaritas Irlandia-Palestina, dimulai di luar Gedung Pemerintah di Dublin pada Selasa malam di mana pidato disampaikan.

Mereka berjalan menuju Departemen Luar Negeri di Iveagh House, berhenti sebentar di luar Departemen Keuangan.

Di Belfast, sebuah acara peringatan diadakan di Writer's Square untuk mengutuk pembunuhan jurnalis Palestina dalam serangan Israel .

Jurnalis Brian Pelan dan sekretaris jenderal Nipsa Carmel Gates menyampaikan pidato di hadapan khalayak.

Dr. Bridget Kiely, dari Pekerja Kesehatan Irlandia untuk Palestina, menyampaikan kepada khalayak di Dublin bahwa “medicida”, penghapusan layanan kesehatan, telah menjadi hal yang biasa selama operasi militer Israel di Jalur Gaza.

Rekomendasi Untuk Anda

 

 

Baca juga: Banyak Keluarga Palestina Tinggalkan Gaza karena Pemboman oleh IDF, Warga Israel Protes

 

 

Ia mengangkat kisah para petugas kesehatan di Gaza yang telah terbunuh dan bekerja dalam kondisi dengan persediaan obat-obatan dan makanan yang terbatas.

“Hingga dekade terakhir, serangan terhadap fasilitas kesehatan jarang terjadi dan menimbulkan kemarahan publik,” kata Dr. Kiely.

Sebelum perang di Gaza, invasi Rusia ke Ukraina merupakan konflik paling mematikan bagi tenaga kesehatan, dengan 261 tenaga kesehatan tewas. Rusia sedang dikenai sanksi.

"Israel telah membunuh lebih dari enam kali lipat jumlah tenaga kesehatan di Gaza. Tidak ada sanksi terhadap Israel."

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas