Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

1 Bitcoin Setara Rp 1,8 M, Ini Lima Negara Termahal untuk Menambang Satu Bitcoin

Namun, biaya penambangannya sangat bervariasi berdasarkan perkiraan biaya listrik yang dibutuhkan untuk menambang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 1 Bitcoin Setara Rp 1,8 M, Ini Lima Negara Termahal untuk Menambang Satu Bitcoin
freepik
MELONJAK - Harga Bitcoin melonjak ke angka 26.514 dolar AS pada Selasa (14/3/2023) kemarin, naik 30 persen sejak jatuh di bawah 20.000 dolar AS, Jumat (10/3/2023) lalu. 

1 Bitcoin Setara Rp 1,8 M, Ini Lima Negara Termahal untuk Menambang Satu Bitcoin

TRIBUNNEWS.COM - Bitcoin (BTC) per Selasa (2/9/2025), merujuk lansiran WN, diperdagangkan pada harga $110.384 atau setara Rp 1.81 miliar.

Sebagai informasi, Bitcoin adalah mata uang digital pertama yang bersifat terdesentralisasi, diciptakan pada tahun 2009 oleh seseorang (atau sekelompok orang) dengan nama samaran Satoshi Nakamoto.

Bitcoin tidak dikendalikan oleh bank sentral atau pemerintah mana pun, melainkan beroperasi melalui teknologi blockchain—sistem pencatatan transaksi publik yang transparan dan aman.

Baca juga: Bitcoin Sentuh Rekor Baru di Level 124 Ribu Dolar AS, Didorong Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS

Namun, biaya penambangannya sangat bervariasi berdasarkan perkiraan biaya listrik yang dibutuhkan untuk menambang.

Menurut Ainvest, sebuah platform investasi berbasis kecerdasan buatan, ada 5 negara termahal dalam hal biaya listrik untuk menambang 1 BTC.

Negara mana saja?

Harga Bitcoin selama sepekan terakhir terpantau turun cukup tajam hingga 1,35 persen ke kisaran harga 29.901 dolar AS per koin, Minggu (23/7/2023).
Harga Bitcoin selama sepekan terakhir terpantau turun cukup tajam hingga 1,35 persen ke kisaran harga 29.901 dolar AS per koin, Minggu (23/7/2023). (dok.)
Rekomendasi Untuk Anda

Italia

Italia berada di puncak daftar global sebagai negara termahal untuk menambang satu Bitcoin.

Perkiraan biayanya sekitar $306.550 atau setara Rp 5 m.

Angka yang mencengangkan ini didorong oleh tarif listrik Eropa yang tinggi, ketergantungan pada energi impor, dan regulasi lingkungan yang ketat.

Bahama

Di Bahama, satu penambangan BTC menghabiskan biaya sekitar $280.000 ata setara Rp 4,59 M.

 Ketergantungan negara ini pada bahan bakar impor telah meningkat, dengan biaya per unit rumah tangga meningkat menjadi $0,357 atai setara Rp 6 ribu per kilowatt-jam (kWh).

Bitcoin dan mata uang kripto lainnya berada di zona hijau pada Rabu (28/6/2023).
Bitcoin dan mata uang kripto lainnya berada di zona hijau pada Rabu (28/6/2023). (Freepik)

Austria

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas