Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
BBC

Artemis II kembali ke Bumi, empat astronaut mendarat di Samudra Pasifik

Setelah menempuh perjalanan selama 10 hari dalam sebuah misi bersejarah mengelilingi Bulan, empat astronaut misi Artemis II kembali…

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Artemis II kembali ke Bumi, empat astronaut mendarat di Samudra Pasifik
BBC Indonesia
Artemis II kembali ke Bumi, empat astronaut mendarat di Samudra Pasifik 

Setelah menempuh perjalanan selama 10 hari dalam sebuah misi bersejarah mengelilingi Bulan, empat astronaut misi Artemis II kembali ke Bumi pada Jumat (10/04) waktu setempat. Upaya kembali ke Bumi terbilang rumit dan berbahaya karena mereka harus memasuki atmosfer dengan kecepatan hampir 35 kali kecepatan suara.

Pada pukul 20:07 malam (waktu Pantai Timur AS), kapsul Orion melakukan pendaratan di Samudra Pasifik, di lepas pantai San Diego, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan NASA.

Badan Antariksa Amerika Serikat itu mengatakan pendaratan tersebut berlangsung "sesuai buku panduan".

Dalam siaran langsung, terdengar seorang penyiar mengatakan bahwa keempat astronaut berada "dalam kondisi sangat baik".

"Semua berada dalam kondisi yang sangat baik," katanya.

Seorang petugas medis yang memasuki kapsul melaporkan bahwa keempat astronaut berada "dalam kondisi hijau".

"'Hijau', artinya mereka merasa sangat baik, bukan warna kulit mereka," canda Megan Cruz, yang berbicara atas nama NASA dari USS John P. Murtha, kapal yang bertanggung jawab atas upaya penjemputan para astronaut.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepulangan misi Artemis II dimulai pada pukul 14:53 siang dengan menyalakan pendorong selama delapan detik. Manuver ini menyesuaikan lintasan wahana dengan sangat presisi untuk menjamin penurunan yang aman.

Tak lama setelah pukul 19:30 malam, kapsul awak terpisah dari modul layanan.

"Selama 10 hari terakhir, modul layanan berbentuk silinder telah menjadi tulang punggung misi ini," jelas Pallab Ghosh, koresponden Sains BBC.

"Mesinnya melakukan manuver yang mengirim Orion pada lintasan mengelilingi Bulan. Panel suryanya menghasilkan energi yang menjaga awak tetap hidup dan sistem propulsinya mendorong wahana ke lintasan kembali ke Bumi melalui 230.000 mil ruang hampa," tambahnya.

Fase paling kritis dari kepulangan ini dimulai pada pukul 19:53 malam.

Diperkirakan gesekan aerodinamis membuat para astronaut mengalami gaya gravitasi hingga 3,9 G, sementara panas yang sangat tinggi membentuk lapisan plasma sekitar 1.650°C di sekeliling kapsul.

Saat melesat menembus atmosfer, perisai panas Orion terpapar suhu sekitar 2.700°C, kira-kira setengah dari suhu permukaan Matahari.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/2
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas