Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Amnesty International Gambarkan Situasi Global Semakin Suram

Dalam laporan tahun 2025/2026, organisasi pemantau hak asasi manusia Amnesty International mengkritik “perilaku ‘ganas’ dari para…

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Amnesty International Gambarkan Situasi Global Semakin Suram
Deutsche Welle
Amnesty International Gambarkan Situasi Global Semakin Suram 

Lebih jauh Amnesty menyampaikan, “pernyataan tersebut tak dapat dipungkiri bisa melanggengkan sejarah dominasi, kolonialisme, perbudakan, dan genosida.”

Tindakan Israel terhadap negara-negara tetangganya dalam konflik Timur Tengah juga dikritisi dengan cukup tajam. “Bagi jutaan orang, mekanisme perlindungan internasional telah gagal, faktanya rakyat Palestina masih mengalami genosida, diskriminasi, dan penjajahan oleh pemerintah Israel.”

Dan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, laporan tersebut menyatakan “Rusia terus melakukan kejahatan kemanusiaan di Ukraina.”

Harapan keterlibatan masyarakat sipil

Semua ini menunjukkan sebuah kecenderungan yang akan terus berlanjut dan berpotensi melahirkan konflik-konflik baru. Namun, setidaknya dalam kasus perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, laporan tahunan tersebut mencatat bahwa beberapa negara anggota Uni Eropa dengan tegas mengambil jarak dari konflik tersebut.

“Di awal 2026, sejumlah negara Eropa telah menyadari risikonya, mereka menolak ikut serta dalam serangan AS dan Israel terhadap Iran, dan berkomitmen untuk melindungi keamanan strategis.”

Julia Duchrow juga masih optimis, cukup banyak upaya dalam memperbaiki tatanan dunia yang tampak semakin rapuh.

“Di Iran, orang-orang turun ke jalan meskipun mereka tahu nyawa mereka akan terancam. Di Hungaria, pemerintahan semena-mena Viktor Orbán baru saja digulingkan melalui pemilu. Dan para tahanan politik terus dibebaskan, seperti Maria Kolesnikova di Belarus, yang selama ini kami perjuangkan.”

Rekomendasi Untuk Anda

Maria Kolesnikova adalah seorang musisi terkenal dan aktivis HAM dari Belarus. Ia akhirnya dibebaskan pada Desember 2025 setelah lima tahun dipenjara.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman

Diadaptasi oleh Athif Aiman

Editor: Muhammad Hanafi

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas