Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Berpacu dengan waktu melacak para awak dan penumpang kapal pesiar yang terdampak hantavirus

Berbagai negara berpacu dengan waktu dalam melacak puluhan orang yang turun dari kapal pesiar MV Hondius sebelum wabah hantavirus…

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Berpacu dengan waktu melacak para awak dan penumpang kapal pesiar yang terdampak hantavirus
BBC Indonesia
Berpacu dengan waktu melacak para awak dan penumpang kapal pesiar yang terdampak hantavirus 

Tujuh warga UK turun dari MV Hondius di St Helena pada 24 April sebelum kasus hantavirus pertama dikonfirmasi pada 4 Mei. Sebanyak empat orang tetap berada di dalam kapal.

Satu pasien, yang merupakan awak kapal, berada di Pulau Tristan da Cunha, tempat kapal singgah pada 13 April.

Dua pria UK lainnya terkonfirmasi mengidap virus.

Salah satunya adalah Martin Anstee, seorang pensiunan perwira polisi berusia 56 tahun, yang berada dalam kondisi stabil di Belanda setelah dievakuasi dari kapal pada Rabu (06/05).

Sementara yang lainnya masih dirawat di unit perawatan intensif setelah diterbangkan ke Afrika Selatan. Mereka tidak memperlihatkan gejala.

Sejumlah tenaga medis akan dikirim ke pulau-pulau tersebut untuk memberikan dukungan.

Dua warga negara UK lainnya telah melakukan isolasi mandiri di rumah di UK setelah potensi terpapar. Mereka melakukannya secara sukarela dan tidak memiliki gejala apa pun.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini, tiga awak kapal dan 19 penumpang kapal berasal dari UK.

Amerika Serikat

Badan kesehatan di lima negara bagian AS mengatakan sedang memantau orang-orang yang berada di kapal tersebut: masing-masing dua orang di Georgia dan Texas, masing-masing satu orang di Arizona dan Virginia, serta jumlah yang belum diketahui di California, menurut mitra BBC di AS, CBS News.

Tidak ada satu pun dari individu tersebut yang menunjukkan gejala, kata Departemen Kesehatan AS.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengklasifikasikan wabah hantavirus ini sebagai respons darurat "tingkat 3", level terendahnya.

Terdapat 17 penumpang asal AS di dalam kapal tersebut.

Argentina

Sebelum menaiki kapal pesiar pada 1 April, sepasang suami istri penumpang kapal asal Belanda mengamati burung-burung di Argentina, Chile, dan Uruguay.

Mereka mengunjungi lokasi-lokasi tempat spesies tikus yang diketahui membawa galur Andes berada, menurut WHO.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/4
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas