Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Rusia gelar latihan kekuatan nuklir terbesar, apa artinya?

Pada 19 Mei, Rusia memulai latihan nuklir strategis berskala besar "untuk bersiap menggunakan kekuatan nuklir menghadapi ancaman agresif",…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rusia gelar latihan kekuatan nuklir terbesar, apa artinya?
BBC Indonesia
Rusia gelar latihan kekuatan nuklir terbesar, apa artinya? 

Pada 19 Mei, Rusia memulai latihan nuklir strategis berskala besar "untuk bersiap menggunakan kekuatan nuklir menghadapi ancaman agresif", demikian pengumuman Kementerian Pertahanan Rusia.

Sehari sebelumnya, militer Rusia melakukan manuver dengan senjata nuklir taktis yang ditempatkan di Belarus.

Rusia biasanya mengadakan latihan nuklir pada bulan Oktober. Namun, tahun ini ada pengecualian dari pola yang mulai berlangsung sejak Februari 2022—sebelum invasi besar-besaran ke Ukraina.

Latihan militer bertajuk 'Guntur' ini diadakan pada 19 Mei. Seluruh triade nuklir dilibatkan: rudal balistik antarbenua, kapal selam nuklir, dan pembom strategis.

"Latihan ini melibatkan lebih dari 64.000 personel dan lebih dari 7.800 unit persenjataan, peralatan militer dan peralatan khusus. Ini mencakup lebih dari 200 peluncur rudal, lebih dari 140 pesawat, 73 kapal, dan 13 kapal selam, di antaranya delapan kapal selam rudal strategis," kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Jumlah yang disebutkan tadi merupakan bagian signifikan dari kekuatan nuklir strategis Rusia.

Berdasarkan perkiraan yang diterbitkan Buletin Ilmuwan Atom pada 2026, Rusia memiliki lebih dari 320 peluncur rudal, termasuk peluncur statis dan platform bergerak.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari 13 kapal selam nuklir strategis, delapan berpartisipasi dalam latihan.

Mengingat sebagian kapal selam biasanya sedang diperbaiki atau dalam pemeliharaan di pangkalan angkatan laut, delapan kapal ini dapat mencakup hampir seluruh armada kapal selam strategis yang siap tempur.

Setelah serangan besar

Latihan ini dilakukan dalam konteks serangan drone jarak jauh Ukraina terhadap target di Rusia.

Dua hari sebelum latihan militer, ibu kota Rusia mengalami serangan drone terbesar, yang menewaskan tiga warga wilayah Moskow dan mencederai 17 orang.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyebut serangan itu "respons yang adil" terhadap serangan Rusia baru-baru ini di Ukraina, termasuk Kyiv. Saat itu, sebuah rudal menghantam bangunan sembilan lantai pada 14 Mei, menewaskan 24 orang.

Sumber resmi tidak menyebutkan adanya hubungan antara serangan di Moskow dan latihan militer tersebut.

Namun, secara teknis, kekuatan nuklir strategis berada dalam keadaan siaga konstan. Pengerahannya kemungkinan tidak memerlukan waktu sebanyak kekuatan lain.

Latihan di Belarus

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/3
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas