Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.292, Ukraina Tangkis 700-an Drone Rusia di Kyiv
Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.292, militer Ukraina melaporkan pertahanan udaranya berhasil menangkis ratusan drone dan puluhan rudal Rusia di Kyiv.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Nuryanti
Sementara itu, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan bahwa militernya berhasil menangkis ratusan drone dan rudal Rusia yang diluncurkan ke Kyiv.
Secara total, 823 target musuh terdeteksi dan terlacak, menurut laporan militer Ukraina.
"Secara khusus, Federasi Rusia meluncurkan 810 UAV serang Shahed dan drone simulator berbagai jenis, 9 rudal jelajah Iskander-K, dan 4 rudal balistik Iskander-M/KN-23 ke Ukraina," bunyi laporan tersebut.
Tercatat bahwa serangan udara lainnya berhasil ditangkis oleh pasukan penerbangan, pasukan rudal antipesawat, unit peperangan elektronik dan sistem tak berawak, serta kelompok tembakan bergerak dari Pasukan Pertahanan Ukraina.
"Menurut data awal, hingga pukul 09.30, sistem pertahanan udara telah menembak jatuh/menekan 751 target udara: 747 UAV Shahed musuh dan drone simulator berbagai jenis, serta 4 rudal jelajah Iskander-K," lanjut laporan tersebut pada hari Minggu.
Akibat serangan Rusia ini, tercatat 9 rudal dan 54 UAV serang menghantam 33 lokasi, serta pesawat jatuh (fragmen) di 8 lokasi, lapor Suspilne.
Zelensky: Kami akan Balas Serangan Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berjanji untuk terus membalas serangan Rusia terhadap fasilitas energi negaranya meskipun mendapat kritik dari negara-negara tetangga dan pelanggan minyak Moskow, Slovakia, dan Hongaria.
Pengiriman minyak ke kedua negara telah terganggu dalam beberapa pekan terakhir akibat serangan Kyiv terhadap pipa Druzhba, yang membentang dari Rusia melalui Ukraina sebelum mencapai Slovakia.
"Ukraina menanggapi serangan Rusia terhadap fasilitas energi kami, dan akan terus melakukannya," kata Volodymyr Zelensky dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, yang berbincang dengannya di kota Uzhhorod, Ukraina.
Zelensky mendesak Fico untuk memutus pasokan minyak dari Rusia, seperti diberitakan The Guardian.
PM Slovakia Sebut Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir
Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico, mengatakan ia melihat perang antara Rusia dan Ukraina akan segera berakhir.
Meski ia meyakini hal tersebut, Robert Fico mengakui ia dan Zelensky memiliki pendapat berbeda mengenai hal itu.
PM Slovakia, yang bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di China awal pekan ini, juga mengatakan ia dapat memperkirakan normalisasi hubungan dengan Moskow.
"Kami hanya mengatakan sebelumnya apa saja kemungkinannya, di mana kami akan mulai berunding lagi, tugas apa yang akan kami lakukan bersama," katanya.
Ukraina Sambut Tawaran 'Pasukan Keamanan' Negara Eropa
Zelensky menyambut baik usulan negara-negara Eropa yang ingin mengirim pasukan perdamaian sebagai bagian dari jaminan keamanan setelah Rusia dan Ukraina mengakhiri perang.