Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump: Kesepakatan Gaza Mungkin Segera Terwujud Setelah Peringatan Terakhir

Para kritikus mengatakan klaim Trump tentang kemajuan dalam penangkapan warga Gaza menutupi ancaman yang gegabah dan kurangnya diplomasi nyata

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Trump: Kesepakatan Gaza Mungkin Segera Terwujud Setelah Peringatan Terakhir
Truth Social/@realDonaldTrump
TRUMP DI GEDUNG PUTIH - Foto diambil dari akun Trump di Truth Social, Selasa (24/6/2025), memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Trump Mengatakan Kesepakatan Gaza Mungkin Segera Setelah Peringatan Terakhir kepada Hamas

TRIBUNNEWS.COM-  Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu membanggakan bahwa terobosan sudah dekat dalam upaya untuk mengamankan pembebasan tawanan Israel di Gaza, hanya beberapa jam setelah mengeluarkan "peringatan terakhir" yang mengancam kepada gerakan Perlawanan Palestina, Hamas.

Berbicara kepada para wartawan sekembalinya ke Washington dari perjalanan singkat ke New York, Donald Trump menyatakan bahwa ia telah mengupayakan masalah tersebut selama penerbangannya. 

"Kami sedang mengupayakan solusi yang mungkin sangat baik," klaimnya, seraya menambahkan, "Anda akan segera mendengarnya. Kami berusaha mengakhirinya, dan memulangkan para sandera." Ia menolak memberikan detail lebih lanjut.

Sebelumnya, Trump telah menggunakan platform Truth Social-nya untuk mendesak Hamas agar menerima persyaratannya. 

"Israel telah menerima Persyaratan saya. Sudah saatnya Hamas juga menerima," tulisnya. "Saya telah memperingatkan Hamas tentang konsekuensi jika tidak menerima. Ini peringatan terakhir saya, tidak akan ada peringatan lain!"

 

Rekomendasi Untuk Anda

 

Baca juga: Hamas Konfirmasi Terima Usulan AS untuk Gencatan Senjata di Gaza

 


Tanggapan Hamas

Dalam pernyataannya sendiri, Hamas mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima gagasan melalui mediator AS yang bertujuan mencapai gencatan senjata, meskipun mereka merahasiakan detailnya. 

Gerakan tersebut menegaskan kembali kesediaannya untuk menegosiasikan pembebasan tawanan dengan imbalan "pengumuman yang jelas tentang berakhirnya perang" dan penarikan penuh Israel dari Gaza.

Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa ia mengharapkan pemulangan penuh para tawanan. "Saya rasa kita akan mendapatkan mereka semua," ujarnya, sambil mengakui bahwa beberapa mungkin sudah meninggal. "Tujuannya adalah agar jenazah mereka dipulangkan," tambahnya.

Kerangka kesepakatan yang memungkinkan

Pada hari Sabtu, N12 News "Israel" melaporkan bahwa Trump telah mengajukan proposal gencatan senjata baru. 

Menurut media tersebut, rencana tersebut akan membuat Hamas membebaskan 48 tawanan yang tersisa pada hari pertama gencatan senjata dengan imbalan ribuan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel. 

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas