Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.296, NATO Geger usai Drone Rusia Meluncur ke Polandia

Perang Rusia-Ukraina hari ke-1.296, negara-negara Eropa geger setelah Rusia diduga luncurkan drone ke Polandia. Setidaknya Polandia temukan 16 puing.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.296, NATO Geger usai Drone Rusia Meluncur ke Polandia
YouTube NATO
NATO KERAHKAN JET - Tangkapan layar YouTube NATO pada Kamis (11/9/2025), memperlihatkan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, menyatakan Rusia melakukan pelanggaran wilayah udara terhadap Polandia, yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan ia mengatakan sistem pertahanan NATO diaktifkan untuk menanggapi pelanggaran tersebut pada hari Rabu (10/9/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.296 pada Kamis (11/9/2025), memperpanjang perang sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Dalam perkembangan di medan perang, Ukraina dan negara-negara Eropa mengutuk Rusia yang diduga meluncurkan drone ke wilayah Polandia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membahas dengan Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengenai pelanggaran wilayah udara Polandia dan menawarkan pelatihan dan pengalaman dalam menembak jatuh pesawat tak berawak Rusia.

Menurut presiden, kerja sama tingkat militer yang tepat dengan Polandia dan koordinasi dengan semua negara NATO telah disepakati.

Ia mencatat bahwa puing-puing pesawat nirawak Rusia, termasuk "syahid" Iran, telah ditemukan di banyak permukiman, dan militer Ukraina sedang menyampaikan semua informasi yang tersedia kepada sekutu.

"Kita perlu membangun sistem pertahanan udara bersama dan menciptakan perisai udara yang efektif di Eropa. Ukraina telah lama menawarkan solusi spesifik," tegas Zelenskyy kepada Kh.

Ia juga menambahkan bahwa perlu ada peningkatan pendanaan untuk produksi pesawat nirawak pencegat yang sudah teruji efektivitasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Perang Rusia–Ukraina berakar dari masalah panjang sejak bubarnya Uni Soviet pada 1991.

Sejak saat itu, hubungan kedua negara sering tegang karena persoalan wilayah, perbedaan identitas, dan pilihan arah politik luar negeri.

Ketegangan memuncak setelah Revolusi Maidan 2014, ketika Presiden Ukraina Viktor Yanukovych yang dekat dengan Rusia digulingkan dan digantikan oleh pemerintahan yang lebih pro-Barat.

Tak lama kemudian, Rusia mencaplok Krimea dan mendukung kelompok separatis di Donetsk serta Luhansk, yang memicu perang di kawasan Donbas.

Baca juga: Belanda Turun Gunung! Jet Tempur F-35 Dikerahkan Bantu NATO Tembak Drone Rusia di Langit Polandia

Situasi semakin eskalatif pada Februari 2022, saat Presiden Vladimir Putin mengumumkan invasi besar ke Ukraina dengan sebutan “operasi militer khusus.”

Putin berdalih langkah ini untuk mencegah ancaman dari militer Ukraina, menuduh pemerintah di Kyiv dikuasai kelompok “neo-Nazi,” serta mengklaim ingin melindungi warga keturunan Rusia di Donetsk dan Luhansk.

Alasan lain yang ditekankan Moskow adalah penolakan terhadap rencana Ukraina bergabung dengan NATO, karena Rusia menganggap keberadaan aliansi militer Barat di perbatasannya sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional.

NATO Luncurkan Pesawat, Bantu Polandia Cegat Drone Rusia

NATO, bersama pesawat tempur Polandia dan sekutunya (termasuk Belanda dan Italia), meluncurkan respons militer dengan menembak jatuh beberapa drone yang dianggap sebagai ancaman keamanan pada hari Rabu.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas