Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Simon Leviev, Pria Israel Si Penipu di Aplikasi Tinder Ditangkap di Georgia

Simon Leviev, warga negara Israel yang menjadi penipu atau Tinder Swindler di aplikasi Tinder, ditangkap di Georgia pada hari Senin.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Simon Leviev, Pria Israel Si Penipu di Aplikasi Tinder Ditangkap di Georgia
Instagram @simonleviev8
PENIPU DI TINDER - Foto diambil dari Instagram Simon Leviev, Selasa (16/9/2025). Simon Leviev, warga negara Israel ditangkap di Georgia pada 15 September 2025, setelah pihak berwenang Georgia melaksanakan surat perintah penangkapan yang diterbitkan oleh Interpol. Simon merupakan penipu di aplikasi kencan "Tinder" dan terjerat kasus penipuan keuangan lintas negara terhadap para wanita dari negara lain, dengan jumlah kerugian mencapai sekitar Rp150 miliar. 

Pada tahun 2011, ia didakwa melakukan pencurian dan penipuan di Israel, namun kabur ke Eropa sebelum sempat diadili.

Ia kemudian menetap di Finlandia, di mana pada 2015 ia dipenjara selama dua tahun karena menipu tiga wanita, dikutip dari The Independent.

Setelah bebas, Simon kembali ke Israel tetapi segera kembali melakukan penipuan lintas negara.

Ia dikenal menggunakan aplikasi kencan untuk mendekati perempuan, membangun hubungan emosional, lalu menipu mereka dengan dalih membutuhkan uang untuk keamanan dirinya.

Dokumenter The Tinder Swindler yang dirilis Netflix pada 2022 membuat namanya dikenal dunia.

Film itu menyoroti kisah beberapa korban yang ditipu jutaan dolar oleh Simon.

Popularitasnya bahkan membuat ia sempat membuka akun media sosial dengan gaya hidup mewah, meski mendapat kecaman publik.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski berulang kali berurusan dengan hukum, Simon Leviev berhasil lolos dari hukuman berat.

Ia hanya menjalani hukuman singkat di Israel pada 2019 selama lima bulan dari hukuman 15 bulan karena kesepakatan pembebasan bersyarat, dikutip dari The Guardian.

Kini, dengan penangkapannya di Georgia atas dasar surat perintah Interpol, Simon Leviev kembali menghadapi ancaman hukuman berat dari serangkaian kasus hukum di Israel maupun negara lain yang menuntutnya atas tindak penipuan dan kerugian finansial yang mereka alami.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas