Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seribu Jenazah Tentara Ukraina Ditukar 24 Jenazah Tentara Rusia

Rusia mengembalikan jenazah 1.000 tentara Ukraina dan menerima jenazah 24 tentara Rusia sebagai gantinya

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Seribu Jenazah Tentara Ukraina Ditukar 24 Jenazah Tentara Rusia
tangkap layar @hochunaiti_com/tmt
PERTUKARAN JENAZAH - Anggota palang merah internasional mengenakan pakaian hazmat dalam pertukaran jenazah tentara Rusia dan Ukraina yang tewas dalam perang, Kamis (18/9/2025). Seribu jenazah Ukraina ditukar dengan 24 jenazah tentara Rusia pada pertukaran kali ini. 

Seribu Jenazah Tentara Ukraina Ditukar 24 Jenazah Tentara Rusia

TRIBUNNEWS.COM - Rusia dan Ukraina bertukar jenazah lebih dari 1.000 tentara mereka yang tewas dalam perang, kata pejabat kedua negara pada Kamis (18/9/2025).

Rusia mengembalikan jenazah 1.000 tentara Ukraina dan menerima jenazah 24 tentara Rusia sebagai gantinya, kata anggota parlemen Duma Negara Shamsail Saraliyev kepada situs web berita RBC.

Baca juga: AS Setuju Jual Rudal ERAM Senilai Rp 13,6 T ke Ukraina: Wilayah Jauh di Dalam Rusia Sasaran Empuk

Markas Besar Koordinasi Ukraina untuk Perawatan Tawanan Perang  mengonfirmasi pertukaran tersebut, dan mengatakan pihaknya akan berupaya mengidentifikasi jenazah yang diterimanya.

Baik Saraliyev maupun badan tawanan perang Ukraina tidak mengindikasikan apakah pertukaran itu dilakukan sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai selama perundingan damai Rusia-Ukraina yang diadakan di Istanbul awal musim panas ini.

Dalam perundingan bulan Juni tersebut, Moskow dan Kiev sepakat untuk melakukan pertukaran tahanan skala besar dan pertukaran jenazah ribuan tentara.

Namun, kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Rekomendasi Untuk Anda

Rusia dan Ukraina telah melakukan dua pertukaran badan pada bulan Agustus dan Juli.

Pemulangan tentara yang gugur dan pertukaran tawanan perang merupakan salah satu dari sedikit bidang kerja sama antara pihak yang bertikai sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas