Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Pamer Iron Beam, Perisai Laser Canggih yang Bisa Hancurkan Roket dan Drone

Israel pamerkan Iron Beam, sistem pertahanan udara yang menggunakan laser berdaya tinggi diklaim bisa hancur drone hingga roket musuh di medan perang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Israel Pamer Iron Beam, Perisai Laser Canggih yang Bisa Hancurkan Roket dan Drone
Tangkap layar siaran The Times of Israel
IRON BEAM - Tangkap layar siaran The Times of Israel memperlihatkan perusahaan teknologi Rafael Advanced Defense Systems tengahpamerkan Iron Beam, sistem pertahanan udara canggih Israel yang menggunakan laser berdaya tinggi, diklaim bisa hancur drone hingga roket musuh di medan perang. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pertahanan Israel memamerkan senjata baru berupa sistem pertahanan udara berbasis laser berkekuatan tinggi yang dinamai Iron Beam.

Mengutip laporan media lokal The Times of Israel, Iron Beam merupakan sistem pertahanan udara berbasis energi terarah (directed-energy) yang menggunakan laser berdaya tinggi untuk menonaktifkan ancaman udara berukuran kecil hingga menengah.

Senjata canggih ini dirancang khusus oleh Rafael Advanced Defense Systems, perusahaan pertahanan Israel yang juga menjadi otak di balik Iron Dome.

Jika Iron Dome mengandalkan roket pencegat untuk menghancurkan proyektil musuh di udara, maka Iron Beam bekerja dengan cara berbeda dimana sistem pertahanan ini menggunakan energi laser berkekuatan tinggi untuk "membakar" target hingga hancur.

Untuk cara kerjanya, secara teknis Iron Beam bekerja sebagai gabungan dari tiga subsistem utama.

Yakni sensor atau komando yang mendeteksi dan mengkualifikasi ancaman, sistem pelacakan dan pengarahan (beam director) yang mengunci sasaran, serta sumber laser dan optik adaptif yang menghasilkan dan menyalurkan energi ke target.

Sederhananya saat sebuah roket, mortir, drone, atau peluru artileri diluncurkan menuju wilayah yang dilindungi, radar pendukung akan mendeteksi lintasannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Informasi ini diteruskan ke unit kontrol tembakan, lalu Iron Beam menembakkan laser yang terfokus langsung ke sasaran.

Kemudian energi panas luar biasa yang dihasilkan dari sinar laser tersebut menyebabkan struktur target melemah, terbakar, dan akhirnya meledak di udara sebelum mencapai daratan. Senjata Unggulan Israel.

Keunggulan dan Kekurangan

Keunggulan utama Iron Beam ada pada kecepatannya. Tidak seperti rudal pencegat yang memerlukan beberapa detik untuk mencapai target, sinar laser bergerak dengan kecepatan cahaya.

Baca juga: Trump Pamer Golden Dome, Perisai Rudal Senilai 175 Miliar Dolar yang Tandingi Iron Dome Israel

Sehingga waktu respons menjadi hampir instan. Selain itu, biaya operasionalnya sangat rendah.

Untuk menembakkan satu kali laser, Israel hanya perlu mengeluarkan sekitar 2 dolar AS, jauh lebih murah dibandingkan harga peluncuran satu rudal pencegat Iron Dome yang mencapai puluhan ribu dolar.

Namun, Iron Beam juga memiliki keterbatasan. Sistem ini paling efektif digunakan dalam jarak pendek, sekitar 7 hingga 10 kilometer, serta kinerjanya bisa menurun dalam kondisi cuaca buruk seperti kabut, hujan deras, atau badai debu.

Faktor-faktor tersebut dapat mengganggu konsentrasi sinar laser sehingga efektivitasnya menurun.

Oleh karena itu, Iron Beam tidak berdiri sendiri, melainkan dipadukan dengan lapisan pertahanan lain seperti Iron Dome, David’s Sling, hingga Arrow System, membentuk arsitektur pertahanan berlapis Israel.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas