Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eskalator Mendadak Macet saat Dinaiki Trump, PBB Tegaskan Bukan Sabotase, Ungkap Fakta Sebenarnya

Suasana di markas besar PBB diwarnai kejadian tak terduga saat eskalator yang dinaiki Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mendadak macet.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Eskalator Mendadak Macet saat Dinaiki Trump, PBB Tegaskan Bukan Sabotase, Ungkap Fakta Sebenarnya
Tangkapan layar YouTube Sky News Australia
ESKALATOR PBB MACET - Tangkapan layar YouTube Sky News Australia pada Rabu (24/9/2025). Eskalator Presiden AS Donald Trump tiba-tiba berhenti di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Selasa (23/9/2025). 

TRIBUNNEWS.COM - Pada hari Selasa (23/9/2025), suasana di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diwarnai kejadian tak terduga saat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beserta Ibu Negara Melania Trump, mengalami insiden eskalator yang mendadak macet saat mereka menaikinya.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa saat sebelum Trump memberikan pidato penting di Majelis Umum PBB.

Kunjungan Trump ke PBB sendiri bertujuan untuk menyampaikan berbagai isu global serta memperkuat posisi Amerika Serikat di forum internasional. 

Namun, insiden eskalator yang sempat menimbulkan kekacauan tersebut kemudian memicu spekulasi mengenai kemungkinan adanya sabotase terhadap presiden.

Insiden Eskalator dan Reaksi Awal Gedung Putih

Kejadian bermula ketika Trump dan Melania baru saja melangkah ke eskalator menuju ruang pidato, tiba-tiba tangga berjalan tersebut berhenti mendadak.

Rekaman video yang tersebar memperlihatkan momen tersebut dengan jelas.

Memperlihatkan bagaimana eskalator tiba-tiba terhenti, memaksa keduanya untuk berhenti sejenak, dikutip dari The Guardian.

Rekomendasi Untuk Anda

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, merespons insiden itu dengan sangat tegas.

Melalui unggahan di platform media sosial X, Leavitt menuduh kemungkinan adanya sabotase oleh staf PBB dan menuntut agar siapa pun yang bertanggung jawab segera dipecat dan diselidiki. 

Pernyataan keras ini bahkan diperkuat dengan referensi pada artikel dari The Times yang menyebut adanya candaan di kalangan staf PBB tentang mematikan eskalator dan lift sehingga Trump 'harus naik tangga'.

Baca juga: Dinaiki Trump Eskalator PBB Tiba-tiba Mati, Gedung Putih Minta Investigasi

Penjelasan PBB

Menanggapi tudingan tersebut, juru bicara PBB, Stephane Dujarric memberikan klarifikasi penting yang menegaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan teknis dan bukan tindakan sabotase.

Dalam pernyataannya, Dujarric menjelaskan bahwa eskalator berhenti akibat mekanisme pengaman bawaan yang aktif secara otomatis ketika terdeteksi adanya potensi bahaya di bagian atas eskalator.

"Penyelidikan selanjutnya, termasuk pembacaan unit pemrosesan pusat mesin, menunjukkan bahwa eskalator berhenti setelah mekanisme pengaman bawaan pada anak tangga sisir dipicu di bagian atas eskalator," kata Dujarric dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Jazeera.

Investigasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa seorang videografer dari delegasi Trump yang berdiri tepat di depan presiden kemungkinan besar tanpa sengaja mengaktifkan mekanisme pengaman ini. 

"Mekanisme pengaman dirancang untuk mencegah orang atau benda secara tidak sengaja tersangkut dan tersangkut atau tertarik ke roda gigi. Videografer mungkin secara tidak sengaja mengaktifkan fungsi pengaman yang dijelaskan di atas," jelasnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas