Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Angkat David Zini Jadi Kepala Shin Bet, Gantikan Ronen Bar

David Zini menjadi kepala dinas dalam negeri Israel (Shin Bet) untuk menggantikan Ronen Bar yang mundur dari jabatan tersebut pada bulan Juni 2025.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Israel Angkat David Zini Jadi Kepala Shin Bet, Gantikan Ronen Bar
Facebook GPO
ZINI DAN NETANYAHU - Foto diambil dari Facebook GPO, Rabu (1/10/2025). Jenderal David Zini (kiri) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) dalam postingan pada 23 Mei 2025. Pada 30 September 2025, David Zini diangkat sebagai kepala dinas keamanan dalam negeri Israel (Shin Bet). 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Israel menyetujui pengangkatan Jenderal David Zini sebagai kepala dinas keamanan dalam negeri (Shin Bet) pada Selasa (30/9/2025).

"Pemerintah dengan suara bulat menyetujui pengangkatan Jenderal David Zini sebagai kepala Shin Bet untuk masa jabatan lima tahun," bunyi pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Jenderal pensiunan itu dilaporkan menentang negosiasi untuk mengamankan pembebasan tahanan Israel.

Ia menggambarkan agresi Israel di Gaza sebagai perang abadi, dalam pernyataan yang membuat marah keluarga tahanan, menurut Agence France-Presse (AFP).

Mantan Kepala Shin Bet Tidak Setuju

Sejumlah mantan kepala Shin Bet menyatakan keberatan tentang pengangkatan David Zini selama musyawarah oleh Komite Pengangkatan Grunis.

Komite tersebut mengatakan, selama bekerja, pihaknya menerima pertanyaan dari empat mantan kepala Shin Bet yang menyatakan keberatan tentang pengangkatan tersebut, menurut laporan Yedioth Ahronoth.

Mantan kepala badan tersebut, Yoram Cohen, mengirim surat kepada komite tersebut yang menunjukkan kekhawatiran nyata Perdana Menteri Netanyahu akan mengeksploitasi Zini yang melanggar hukum.

Rekomendasi Untuk Anda

Cohen menulis dalam suratnya, "Mengingat sensitivitas jabatan dan cakupan kewenangannya, ada kekhawatiran bahwa calon tersebut akan dieksploitasi dalam praktiknya oleh orang yang ditunjuknya dan akan menggunakan kewenangannya, termasuk kewenangan keamanan dan sipil, dengan cara yang tidak memenuhi standar profesionalisme hukum."

"Pengetahuan pribadi saya tentang persyaratan yang dibutuhkan oleh kepala Badan Keamanan Umum membuat saya menyimpulkan bahwa keberagaman posisi yang dipegang oleh kandidat (Zini) hingga saat ini di militer Israel tidak cukup menjadi dasar pengangkatannya sebagai kepala badan tersebut," tambahnya.

Siapakah David Zini?

Zini adalah anggota gerakan Zionisme Religius sayap kanan, dan posisinya sebelumnya telah memicu kontroversi, khususnya keyakinannya Tepi Barat dan Gaza yang diduduki harus menjadi wilayah Israel.

Kantor Netanyahu mencantumkan posisi Zini di militer Israel, termasuk komandan Batalyon ke-51 di Brigade Golani, komandan unit Egoz, komandan Brigade Alexandroni, dan pendiri brigade Komando dan Hasmonean.

Netanyahu mencalonkan Zini untuk mengepalai Shin Bet pada bulan Mei lalu, di tengah perselisihan mengenai upayanya untuk memecat kepala Shin Bet, Ronen Bar.

Perdana Menteri Israel mengumumkan pengangkatan Zini ke posisi tersebut sehari setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa pemecatan Bar oleh pemerintah adalah "ilegal."

Menyusul putusan Mahkamah Agung, Jaksa Agung Gali Baharav-Miara menganggap penunjukan David Zini oleh Netanyahu sebagai "ilegal."

Persetujuan Komite Grunis diperlukan sebelum pemerintah dapat meratifikasi penunjukan tersebut.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas