Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BMKG: Gempa M 6,6 di Papua Nugini Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Lae, Papua New Guinea (Papua Nugini), pada Selasa (7/10/2025).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in BMKG: Gempa M 6,6 di Papua Nugini Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
BMKG
GEMPA PAPUA NUGINI - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Lae, Papua New Guinea (Papua Nugini), pada Selasa (7/10/2025) pukul 18.05 WIB atau 20.05 WIT. Meski terjadi di kawasan dekat perbatasan timur Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,6 mengguncang wilayah Lae, Papua New Guinea (Papua Nugini), pada Selasa (7/10/2025) pukul 18.05 WIB atau 20.05 WIT. 

Meski terjadi di kawasan dekat perbatasan timur Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

“Hasil pemodelan kami menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami bagi Indonesia."

"Masyarakat pesisir diimbau tetap tenang,” kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan resminya, Selasa malam.

Menurut hasil analisis BMKG, gempa tersebut memiliki episenter pada koordinat 6,784 derajat Lintang Selatan dan 146,767 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 99,4 kilometer.

Berdasarkan lokasi pusat dan kedalaman hiposenter, BMKG menyimpulkan bahwa gempa ini tergolong gempabumi menengah yang diakibatkan oleh aktivitas deformasi di zona subduksi New Britain Slab.

Gempa bumi ini teridentifikasi memiliki mekanisme sebagai geser turun (oblique normal fault).

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga pukul 18.30 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan tidak ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock). 

BMKG juga melaporkan belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa yang berpusat di perairan Papua Nugini tersebut.

"BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempabumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat," ungkap Daryono. 

Baca juga: Benarkah Meteor Jatuh di Cirebon? Berikut Penjelasan BMKG, BRIN, Hingga Aparat yang Datangi Lokasi

Sebelumnya, US Geological Survey (USGS) melaporkan adanya gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 6,6 di wilayah utara Papua Nugini, sebagaimana dikutip dari Anadolu.

USGS awalnya melaporkan gempa dengan magnitudo 6,7, namun kemudian direvisi menjadi 6,6.

Gempa tersebut berpusat pada kedalaman 99,4 kilometer, sekitar 26 kilometer di sebelah barat Kota Lae, ibu kota pesisir Provinsi Morobe di negara tersebut.

Lae, yang berpenduduk sekitar 76.255 jiwa, merupakan kota terbesar kedua di Papua Nugini.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas