Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Tegaskan Perang Gaza Telah Berakhir, Sebut Situasi Akan Kembali Normal

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang di Gaza telah resmi berakhir.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Trump Tegaskan Perang Gaza Telah Berakhir, Sebut Situasi Akan Kembali Normal
Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Gambar diunduh dari Facebook The White House, Kamis (9/10/2025), memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 9 Oktober 2025. Trump mengatakan sandera mungkin dibebaskan mulai Senin, 13 Oktober 2025, menyusul kesepakatan tahap pertama untuk pertukaran tahanan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang di Gaza telah resmi berakhir. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump mengklaim perang Gaza resmi berakhir usai gencatan senjata dimulai
  • Gencatan senjata mencakup pembebasan 20 sandera Israel oleh Hamas dan 1.700 tahanan Palestina oleh Israel
  • Warga Palestina kembali ke Gaza yang hancur, sementara isu tata kelola wilayah dan penarikan pasukan Israel masih jadi tantangan utama pasca-konflik.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang di Gaza telah resmi berakhir, seiring dimulainya tahap awal gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Klaim ini disampaikan langsung dari dalam pesawat kepresidenan Air Force One saat Trump terbang menuju Israel.

Di mana ia dijadwalkan berpidato di hadapan parlemen negara tersebut dan menghadiri serangkaian pertemuan penting guna mendorong perdamaian di Timur Tengah.

Setelah dari Israel, Trump akan melanjutkan perjalanan ke Sharm el-Sheikh, Mesir, untuk memimpin KTT internasional yang membahas penyelesaian akhir perang Gaza dan masa depan kawasan. 

Sejumlah pemimpin dunia dijadwalkan hadir, termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer, serta perwakilan dari lebih 20 negara.

“Perang sudah berakhir, Anda mengerti itu,” ujar Trump kepada wartawan, dikutip dari The Guardian.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa situasi di kawasan akan 'kembali normal'.

“Saya rasa situasinya akan kembali normal." jelasnya.

Konflik di Gaza memanas sejak Oktober 2023, di mana Israel melancarkan agresi militer besar-besaran ke Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina.

Gencatan Senjata 

Gencatan senjata yang kini memasuki hari ketiga menjadi bagian dari kesepakatan awal dalam rencana perdamaian 20 poin yang dimediasi oleh AS dengan dukungan Qatar, Mesir dan Turki.

Dalam kesepakatan ini, Hamas dijadwalkan membebaskan seluruh sandera Israel yang masih ditahan, sementara Israel akan membebaskan sekitar 1.700 tahanan Palestina, termasuk 22 anak di bawah umur dan jenazah 350 militan.

Baca juga: Presiden Prabowo Terbang Mendadak ke Mesir, Hadiri KTT Perdamaian Gaza

Dua puluh sandera Israel yang masih hidup dijadwalkan dibebaskan secara serentak, disusul dengan penyerahan jenazah 28 sandera lainnya.

Israel menyatakan bahwa pembebasan para tahanan Palestina hanya akan dilakukan setelah sandera yang masih hidup tiba di wilayahnya.

Trump menyebut bahwa gencatan senjata ini merupakan hasil nyata dari diplomasi intensif, dan mengungkapkan rencananya membentuk sebuah “Dewan Perdamaian”.

"Saya pandai menyelesaikan perang. Saya pandai menciptakan perdamaian," ujar Trump, dikutip dari BBC.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas