5 Populer Internasional: Profil Eric Trump - Alasan PM Malaysia Tidak Diundang KTT Perdamaian Gaza
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Eric Trump, putra Presiden AS Donald Trump diduga ingin ditemui oleh Presiden Prabowo.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Endra Kurniawan
“Hal ini bergantung pada resolusi komprehensif untuk memulangkan warga Palestina yang diusir secara paksa,” tambah Anwar.
Seperti diketahui KTT Perdamaian Gaza digelar di Mesir kemarin.
Presiden RI Prabowo Subianto satu-satunya pemimpin dari Asia Tenggara yang diundang.
5. Usai Gencatan Senjata, Hamas Buru Kelompok Bersenjata Pro Israel di Gaza, Puluhan Tewas
Hamas kembali menunjukkan kekuatan militernya di Gaza dengan memburu geng bersenjata yang dituding bekerja sama dengan Israel.
“Pasukan keamanan Hamas kini sepenuhnya mengendalikan milisi bersenjata di Kota Gaza dan memulai operasi penyisiran menyeluruh,” kata seorang pejabat senior kepada Al Jazeera.
Langkah ini dilakukan beberapa hari setelah gencatan senjata dengan Israel diberlakukan.
Bentrokan pertama kali pecah pekan lalu antara Hamas dan klan bersenjata Dughmush di lingkungan Sabra, Kota Gaza, tak lama setelah gencatan senjata mulai berlaku.
Hal itu turut dikonfirmasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Gaza, menyebutkan bahwa sekitar 200 anggota pasukan keamanan Hamas dikerahkan untuk menundukkan klan tersebut, lantaran geng bersenjata tersebut dicurigai mengeksekusi pengungsi serta memberi informasi kepada Israel.
Alasan tersebut yang mendorong Hamas untuk memburu anggota geng bersenjata dan memindahkan mereka ke lokasi yang aman untuk penyelidikan lebih lanjut.
Hamas mengklaim upaya ini dilakukan karena memiliki tujuan strategis. Pertama, menegakkan keamanan internal dengan memastikan wilayah Gaza aman dari kelompok yang berpotensi menciptakan kekacauan.
Kedua, memutus jaringan kolaborasi dengan Israel, sehingga tidak ada pihak yang bisa memanfaatkan geng tersebut untuk melemahkan Hamas.
Selain itu, langkah ini juga menunjukkan dominasi Hamas di Gaza dan menantang klaim Israel yang menyebut kelompok tersebut hancur.
Dengan menundukkan milisi bersenjata pro-Israel, Hamas menegaskan posisinya sebagai kekuatan politik dan militer utama di wilayah tersebut.
Perburuan geng bersenjata juga dimaksudkan mencegah propaganda dan klaim kemenangan musuh, sekaligus menegakkan keadilan internal bagi warga Gaza yang menjadi korban pengkhianatan dan kekerasan.
(Tribunnews.com)