Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Ancam Geser Lokasi Piala Dunia 2026

Trump guncang dunia olahraga, ancam cabut status tuan rumah Piala Dunia 2026 dari kota tidak aman guna menekan daerah yang dikuasai Partai Demokrat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Trump Ancam Geser Lokasi Piala Dunia 2026
Facebook The White House
TRUMP DI GEDUNG PUTIH - Foto diambil dari Facebook The White House, Sabtu (21/6/2025), Trump guncang dunia olahraga, ancam cabut status tuan rumah Piala Dunia 2026 dari kota tidak aman guna menekan daerah yang dikuasai Partai Demokrat 

Langkah ini bukan hal baru, sebelumnya, Trump pernah mengirim pasukan federal ke kota-kota seperti Portland, Chicago, dan Seattle dengan dalih menjaga ketertiban umum.

Padahal banyak pihak menilai tindakan itu sebagai upaya menunjukkan dominasi politik atas wilayah-wilayah oposisi.

FIFA Belum Beri Tanggapan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait ancaman Trump.

Namun sumber internal yang dikutip oleh media Politico menyebutkan bahwa pihak FIFA tetap berpegang pada kontrak yang sudah ditandatangani dengan masing-masing kota tuan rumah.

Sejumlah pejabat menegaskan bahwa tidak ada klausul yang memungkinkan campur tangan politik nasional dalam proses pemilihan atau pencabutan status kota penyelenggara.

Mengingat Piala Dunia 2026 sendiri merupakan turnamen terbesar sepanjang sejarah, melibatkan 48 tim dan 16 kota di tiga negara (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko).

Memindahkan satu kota tuan rumah saja akan memicu masalah logistik, hukum, dan finansial berskala besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu dalam sistem FIFA, Presiden Amerika Serikat tidak memiliki kewenangan langsung atas penyelenggaraan turnamen. Penentuan kota tuan rumah merupakan hasil kesepakatan kontraktual antara FIFA dan pemerintah daerah, bukan pemerintah pusat.

Dengan demikian, Trump tidak memiliki kekuasaan hukum maupun administratif untuk membatalkan atau memindahkan penyelenggaraan turnamen.

Akan tetapi tetapi ia masih memiliki kekuatan politik dan administratif untuk mempengaruhi kondisi di lapangan.

Artinya, Trump bisa menggunakan instrumen pemerintahan federal  seperti izin keamanan, pendanaan, dan dukungan logistik nasional  untuk menekan atau menghambat kota tertentu yang dianggap menentang kebijakannya.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas