Ancam Hamas, Trump Bisa Izinkan Israel Serang Gaza Lagi
Presiden AS Trump mengancam Hamas untuk mematuhi gencatan senjata dan menyerahkan senjatanya, bisa minta Israel serang Gaza lagi jika diperlukan.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Kantor media Palestina, WAFA, melaporkan jumlah kematian warga sipil Palestina mencapai 67.913 jiwa dan 170.134 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak 7 Oktober 2023, menurut data per 14 Oktober 2025.
Selain itu, banyak orang yang masih tertimbun reruntuhan bangunan di Jalur Gaza, lapor WAFA.
Setelah gencatan senjata dimulai pada 10 Oktober, sejumlah truk diizinkan ke Jalur Gaza, namun koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa truk-truk tersebut berisi barang-barang komersial yang dijual di pasar.
Namun, warga Palestina tidak mampu membeli barang-barang tersebut, tidak memiliki uang dan bank-bank belum dibuka.
Israel menarik militernya dari beberapa wilayah hingga batas tertentu yang disepakati dan menembaki warga Palestina yang memasuki wilayah tersebut.
Sementara itu, Israel menyalahkan Hamas atas kematian dan kehancuran di Jalur Gaza, menyebutnya sebagai balasan atas Operasi Banjir Al-Aqsa yang diluncurkan Hamas dan faksi-faksi sekutunya pada 7 Oktober 2023.
Hamas dan faksi lainnya menangkap 250 orang setelah membobol pertahanan Israel di perbatasan selatan pada hari itu, menggambarkan operasinya sebagai perlawanan terhadap pendudukan Israel di Palestina sejak tahun 1948.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan