Trump Ajak Putin Bertandang ke Budapest, Bahas Langkah Akhir Perang Rusia–Ukraina
Trump ajak presiden Rusia Vladimir Putin ke Budapest, untuk bahas upaya penyelesaian perang Rusia-Ukraina yang telah memanas sejak 2022 silam
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Sri Juliati
Merespon rencana diplomasi yang diinisiasi Trump, pemerintah Rusia menyambut positif hasil pembicaraan telepon antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang disebut sebagai dialog substansial dan produktif dalam upaya mencari jalan damai bagi konflik Rusia–Ukraina.
Orang kepercayaan Putin, Yuri Ushakov, mengungkapkan bahwa Kremlin memuji isi percakapan tersebut dan menilai komunikasi antara kedua pemimpin menjadi langkah penting menuju dialog politik yang lebih konstruktif.
“Pembicaraan berlangsung sangat substantif dan berfokus pada solusi konkret untuk krisis Ukraina,” kata Ushakov kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti.
“Kedua pemimpin menunjukkan keinginan yang sama untuk mencari jalan keluar diplomatik yang realistis.”
Sebelum pertemuan dengan Putin di gelar, nantinya Trump akan lebih dulu menggelar tatap muka dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Washington, D.C., pada Jumat (18/10/2025).
Dalam pertemuan itu, Zelensky diperkirakan kembali akan meminta izin pembelian rudal jelajah Tomahawk untuk memperkuat pertahanan Ukraina.
Namun Trump menegaskan bahwa dirinya akan memberi pengarahan langsung kepada Zelensky mengenai hasil pembicaraannya dengan Putin dan akan memastikan bahwa setiap langkah perdamaian tidak mengorbankan kedaulatan Ukraina.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan