10 Negara dengan Tenaga Kerja Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan ke-4
Inilah 10 negara dengan jumlah tenaga kerja terbesar di dunia, Indonesia berada di posisi keempat setelah Amerika Serikat.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Suci BangunDS
Jika digabungkan, kedua negara ini mewakili lebih dari 40 persen dari seluruh pekerja di dunia, yang menegaskan betapa pentingnya Asia bagi sektor manufaktur dan jasa global, mengutip Visual Capitalist.
Amerika Serikat menempati posisi ketiga dengan 174 juta tenaga kerja.
Meskipun banyak negara berpenghasilan tinggi menghadapi tantangan demografi yang menua, AS tetap mempertahankan pasar tenaga kerja yang dinamis berkat arus imigrasi dan dominasi sektor jasa.
Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tenaga Kerja
Mengutip World Atlas, terdapat beberapa faktor utama yang membuat negara-negara dalam daftar di atas memiliki jumlah tenaga kerja besar.
Selain populasi, faktor lain seperti distribusi usia, tingkat pendidikan, serta partisipasi kaum muda dan perempuan juga menjadi penentu utama.
Perbedaan Budaya dalam Harapan Generasi Muda: AS vs India
Di Amerika Serikat, seseorang bisa memasuki dunia kerja sejak usia 15 tahun.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, banyak pelajar SMA dan mahasiswa memilih menunda bekerja untuk fokus mengejar pendidikan terlebih dahulu.
Meski ada sebagian yang bekerja sambil kuliah, persentase siswa yang bekerja dalam dekade terakhir terus menurun.
Sementara itu di India, harapan terhadap generasi muda jauh lebih tinggi.
Masuknya kelompok usia muda ke dunia kerja dianggap sebagai peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat produktivitas nasional.
Pemerintah India menilai bahwa meningkatnya partisipasi generasi muda akan mempercepat lahirnya inovasi dan kreativitas yang bermanfaat bagi kemajuan negara.
Baca juga: Dituding Curi Listrik, Buruh di Jombang Kena Denda Rp7 Juta, Praktisi Hukum Sebut PLN Langgar Aturan
Tenaga Kerja Migran
Faktor lain yang turut memperbesar jumlah tenaga kerja global adalah pekerja migran, individu yang bekerja di luar negara asalnya.
Negara dengan pertumbuhan ekonomi pesat umumnya juga memiliki jumlah pekerja migran tinggi.
Baca tanpa iklan