Didukung Koalisi LDP–Restorasi, Sanae Takaichi Hampir Dipastikan Jadi PM Jepang
Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Partai Restorasi Jepang yang sepakat membentuk pemerintahan koalisi baru
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Sanae Takaichi akan menjadi PM Jepang besok di sidang parlemen asal tidak ada pembelot dari pihak Partai Restorasi
- Jika terpilih, Takaichi akan mencatat sejarah sebagai perdana menteri wanita pertama Jepang
- Kemenangan Takaichi juga diharapkan membuka babak baru bagi representasi perempuan dalam politik Jepang
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Sanae Takaichi hampir dipastikan terpilih sebagai perdana menteri Jepang dalam pemungutan suara putaran pertama di sidang parlemen Jepang yang akan digelar besok, Selasa (21/10/2025).
“Takaichi akan menjadi PM Jepang wanita pertama besok di sidang parlemen, asalkan tidak ada pembelot dari pihak Partai Restorasi,” ujar seorang politisi senior Jepang kepada Tribunnews.com, Senin malam (20/10/2025).
Kepastian kemenangan Takaichi muncul setelah tercapai kesepakatan antara Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Partai Restorasi Jepang yang sepakat membentuk pemerintahan koalisi baru.
Pertemuan para pemimpin kedua partai digelar di kompleks Diet (parlemen Jepang) setelah pukul 18.00 waktu setempat, Senin (20/10/2025).
Dalam pertemuan itu, Presiden LDP Sanae Takaichi dan perwakilan Partai Restorasi Jepang, Hirofumi Yoshimura, menandatangani dokumen perjanjian pembentukan pemerintahan koalisi.
Baca juga: Partai Nippon Ishin no Kai Isyaratkan Gabung LDP Dukung Sanae Takaichi Jadi PM Jepang
Fujita, wakil bersama Restorasi menjelaskan isi kesepakatan kedua partai meliputi pengurangan jumlah anggota Diet sebesar 10 persen dari total anggota Dewan Perwakilan Rakyat pada sidang luar biasa yang dimulai besok.
Lalu penghapusan sumbangan politik dari perusahaan dan kelompok, yang akan dibahas melalui pembentukan badan konsultatif selama masa jabatan Takaichi dalam dua tahun ke depan.
"Sesuai kesepakatan, seluruh anggota parlemen Partai Restorasi akan menuliskan nama Sanae Takaichi dalam pemungutan suara pemilihan perdana menteri pada Selasa (21/10/2025) besok," kata Fujita.
JIka kesepakatan berjalan secara mulus, maka gabungan Partai Demokrat Liberal, Partai Restorasi Jepang dan dukungan tiga anggota parlemen independen maka koalisi ini jadi mayoritas di parlemen.
Diketahui LDP memiliki 196 kursi, sementara Partai Restorasi Jepang menguasai 35 kursi dan 3 anggota parlemen independen maka koalisi ini mengantongi total 234 kursi dari 465 anggota Diet.
Jumlah tersebut sudah melampaui ambang mayoritas 233 kursi, cukup untuk memastikan kemenangan Takaichi di putaran pertama pemungutan suara besok.
“Selama tidak ada pembelot dari pihak Restorasi, kemenangan Takaichi sudah pasti,” tambah sumber tersebut.
Jika terpilih, Takaichi akan mencatat sejarah sebagai perdana menteri wanita pertama Jepang.
Pencapaiannya menandai tonggak penting dalam politik negeri Sakura yang selama ini didominasi oleh kepemimpinan laki-laki.
Kemenangan Takaichi juga diharapkan membuka babak baru bagi representasi perempuan dalam politik Jepang serta memperkuat posisi Partai Demokrat Liberal di pemerintahan koalisi baru.
Diskusi pemilu di Jepang diramaikan kelompok Pencinta Jepang. Gabung gratis dengan mengirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan