Gelar Juara Dunia Marc Marquez Diragukan, Butuh Magis Comeback Baby Alien Musim 2017
Menipisnya peluang Marc Marquez back to back juara dunia MotoGP 2026, magis comebacknya seperti pada edisi 2017 dinanti lagi.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Marc Marquez saat ini tertahan di posisi kelima klasemen selisih 44 poin dari sang pemimpin, Marco Bezzecchi
- Statistik mencatat bahwa defisit angka musim ini merupakan jarak terjauh yang pernah dihadapi Marquez
- Format Sprint Race menjadi faktor krusial yang bisa mempercepat pemangkasan jarak poin
TRIBUNNEWS.COM - MotoGP 2026 menuju seri kelima di Prancis sudah memunculkan pertanyaan soal peluang juara Marc Marquez di MotoGP 2026 mulai memudar.
Sang juara bertahan justru tertahan di peringkat kelima klasemen sementara. Marquez kini terpaut 44 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi, sebuah jarak yang bagi banyak orang mulai terlihat seperti jurang yang dalam.
Marquez memulai musim 2026 dengan beban ekspektasi yang sangat berat.
Setelah tampil digdaya mengamankan gelar juara dunia 2025 lewat dominasi total bersama tim pabrikan Ducati, momentum pembalap asal Cervera ini seolah terhenti.
Gelar yang ia kunci di GP Jepang tahun lalu kini terasa jauh, terutama mengingat kondisi fisiknya yang belum pulih seratus persen akibat cedera bahu serius yang didapatnya di GP Indonesia musim lalu.
Statistik Mengkhawatirkan di Awal Musim
Sejauh ini, torehan Marquez memang belum mencerminkan statusnya sebagai pemilik nomor satu.
Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut baru mengoleksi tiga podium, yang ironisnya semua diraih hanya dalam sesi Sprint Race.
Di seri pembuka Thailand, ia finis kedua dalam sprint, sementara di Brasil dan Jerez, ia berhasil naik ke podium tertinggi Sprint.
Namun, balapan utama di hari Minggu menjadi cerita yang berbeda. Marquez baru mengumpulkan 57 poin sepanjang tahun ini.
Baca juga: MotoGP Prancis 2026 Akhir Pekan Ini: Keuntungan Bezzecchi saat Marquez-Bagnaia Bawa Misi Sulit
Angka tersebut sangat kontras jika dibandingkan dengan koleksi 101 poin milik Marco Bezzecchi.
Pembalap Italia tersebut tampil stabil dengan menyapu bersih tiga kemenangan Grand Prix berturut-turut.
Dominasi Bezzecchi hanya sempat diredam oleh Alex Marquez di GP Jerez, namun itu pun Bezzecchi masih mampu mengamankan posisi kedua.
Mengingat Kembali Memori Comeback Epik
Sejarah mencatat bahwa Marc Marquez adalah ahli dalam membalikkan keadaan jika merangkum analisis Motosan.
Permasalahannya, ia belum pernah menghadapi defisit poin sebesar saat ini. Rekor comeback terbesarnya terjadi pada musim 2017.
Kala itu, Marquez sempat tertinggal 37 poin setelah finis keenam di GP Italia, seri keenam musim tersebut.
Baca tanpa iklan