Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

10 Kereta Tercepat di Dunia, China Mendominasi

Inilah 10 kereta tercepat di dunia. China mendominasi daftar dengan 3 kereta unggulannya. Bagaimana dengan Indonesia?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in 10 Kereta Tercepat di Dunia, China Mendominasi
Tangkap layar YouTube CCTV Video News Agency
KERETA CEPAT CHINA - Tangkap layar YouTube CCTV Video News Agency, menampilkan CR450 saat menjalani pengujian operasional di jalur kereta api berkecepatan tinggi Shanghai-Chongqing-Chengdu, 20 Oktober 2025. Inilah 10 kereta tercepat di dunia, China mendominasi daftar dengan 3 kereta unggulannya. 

Kecepatan tertinggi: 575 km/jam

Jaringan TGV Prancis beroperasi di koridor LGV (lignes à grande vitesse), dengan platform yang memegang rekor kecepatan dunia untuk roda baja, yakni 574,8 km/jam dari kampanye V150 pada 2007 (menggunakan kereta yang dimodifikasi).

Dalam layanan harian, rangkaian TGV modern (generasi POS dan Euroduplex) beroperasi dengan efisiensi tinggi melalui jaringan koneksi Eropa yang padat—menggambarkan bagaimana desain sistem, catu daya, dan geometri lintasan sama pentingnya dengan kereta itu sendiri.

TGV POS dilengkapi sistem listrik tri-arus yang memungkinkannya beroperasi di berbagai sistem kelistrikan di Prancis, Jerman, dan Swiss.

Kereta ini memiliki daya 9,6 MW di bawah sistem AC 25 kV dan menjadi simbol keahlian teknologi kereta cepat Prancis selama puluhan tahun.

CR450 Fuxing Lampaui Kecepatan Maksimal 450 km/jam

Kereta cepat terbaru China, CR450 Fuxing, mencatat sejarah baru.

Baru-baru ini, CR450 memulai serangkaian uji coba pra-layanan dan berhasil mencapai kecepatan tertinggi 453 km/jam, Xinhua melaporkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Seri CR450, yang dirancang untuk kecepatan uji maksimum 450 km/jam dan kecepatan operasi komersial 400 km/jam, saat ini sedang menjalani uji kualifikasi di jalur kereta cepat yang menghubungkan Shanghai di timur dengan Chengdu di barat pedalaman, menurut laporan Science and Technology Daily pada Senin (21/10/2025).

Kereta berkecepatan tinggi ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 350 km/jam hanya dalam 4 menit 40 detik.

Dalam salah satu uji coba, dua rangkaian CR450 bahkan mencetak rekor dengan saling berpapasan pada kecepatan gabungan 896 km/jam.

Dibandingkan pendahulunya, CR400, seri terbaru ini memiliki moncong lebih panjang dan ramping, garis atap lebih rendah 20 sentimeter, serta bobot yang berkurang 50 ton, sehingga menghasilkan penurunan hambatan aerodinamis hingga 22 persen.

Kereta cepat CR400 Fuxing yang saat ini beroperasi melaju dengan kecepatan komersial 350 km/jam.

Sebelum dapat mengangkut penumpang, CR450 harus menempuh jarak uji sejauh 600.000 kilometer tanpa kendala untuk memperoleh persetujuan operasional penuh.

Bagaimana dengan Indonesia?

Petugas lokal bersama petugas dari Cina usai melakukan perawatan kereta Whoosh secara berkala di Depo KCIC Tegalluar, Bandung, Jawa Barat, Senin (29/7/2024). Terdapat  600 pegawai lokal yang sedang melalui proses transfer knowledge di berbagai bidang seperti masinis, perawatan sarana, perawatan prasarana, operasional kereta dan lainnya. Kedepannya proses transfer knowledge akan terus dilakukan dengan SDM lainnya. KCIC akan terus meningkatkan program pelatihan dan transfer pengetahuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek operasional dan perawatan kereta cepat dapat dilakukan secara mandiri oleh tenaga kerja lokal. Tribunnews/Jeprima
KERETA CEPAT - Petugas lokal bersama petugas dari Cina usai melakukan perawatan kereta Whoosh secara berkala di Depo KCIC Tegalluar, Bandung, Jawa Barat, Senin (29/7/2024). (Tribunnews/JEPRIMA)

Indonesia memiliki kereta cepat yang bisa disejajarkan di urutan ke-4 dalam daftar di atas.

Sebab, kereta cepat Whoosh yang menghubungkan Jakarta-Bandung, menggunakan teknologi CR400AF Fuxing, yang memiliki kecepatan desain mencapai 350 km/jam.

Namun, Whoosh dan CR400AF Fuxing tidaklah sama.

Mengutip Instagram @keretacepat_id, si "Komodo Merah" telah dimodifikasi berdasarkan kondisi iklim tempat operasinya yaitu Indonesia. 

Desainnya pun, baik eksterior maupun interior, dirancang dengan sentuhan kekayaan alam dan budaya Indonesia, menjadikannya berbeda dari versi aslinya di China.

Rangkaian KCJB (Kereta Cepat Jakarta-Bandung) memiliki nama resmi KCIC400AF, sedangkan kereta inspeksinya dikenal dengan kode KCIC400AF-CIT.

Penamaan tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan bersama konsorsium yang menangani proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB).

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas