10 Negara Produsen Mobil Terbesar di Dunia: China Nomor Satu
China menduduki peringkat teratas sebagai produsen mobil terbesar di dunia. Di bawahnya ada Amerika Serikat dan Jepang
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Sri Juliati
Sebagian besar kendaraan tersebut diekspor ke pasar luar negeri, termasuk kendaraan listrik seperti Ford Mustang Mach-E dan Chevrolet Silverado EV.
8. Spanyol
Spanyol menempati peringkat kedelapan dunia dengan produksi lebih dari 2,45 juta kendaraan per tahun.
Industri otomotif Spanyol didominasi oleh PSA Group (Citroën dan Peugeot), Renault, serta SEAT, anak perusahaan dari Volkswagen Group.
SEAT, yang berdiri sejak 1950-an, masih memproduksi mobil di pabriknya di Martorell, Catalonia.
9. Brasil
Brasil menempati posisi kesembilan dengan produksi lebih dari 2,3 juta kendaraan per tahun.
Negara ini menjadi basis manufaktur bagi produsen seperti Volkswagen, Nissan, Ford, Fiat, dan General Motors.
Beberapa model populer yang diproduksi di Brasil antara lain Volkswagen Gol dan T-Cross, Fiat Argo dan Strada, serta Chevrolet Onix.
10. Thailand
Thailand bukan hanya produsen mobil terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga salah satu yang terbesar di dunia.
Dijuluki “Detroit-nya Asia”, Thailand menjadi rumah bagi berbagai pabrik mobil — sebagian besar dimiliki oleh produsen Jepang.
Negara ini memproduksi lebih dari 1,84 juta kendaraan per tahun, dengan merek seperti Honda, Mitsubishi, Isuzu, dan Toyota.
Model populer yang diproduksi di sana antara lain Honda HR-V, Honda City, serta Toyota Fortuner dan Hilux.
Bagaimana dengan Indonesia?
Mengutip TradingEconomics.com, Indonesia memproduksi 1.026.976 unit mobil pada tahun 2024, turun dari 1.180.355 unit pada 2023.
Secara historis, produksi mobil Indonesia rata-rata mencapai 601.216 unit per tahun sejak 1998, dengan puncak tertinggi 1.214.250 unit pada 2022 dan terendah 32.237 unit pada 2001.
Indonesia memiliki sejumlah pabrik otomotif besar, di antaranya:
- Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
Mengutip akun resmi @tmmin_id, TMMIN memiliki pabrik utama di Karawang dan Sunter, Jakarta, dengan ribuan tenaga kerja lokal.