Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perwira RAF: Jet Tempur Generasi Kelima Seperti F-35 Kini Jadi Standar Minimum Perang Udara Modern

Jet generasi kelima seperti F-35 kini menjadi standar minimum dalam pertempuran modern, ujar seorang pejabat Angkatan Udara Kerajaan Inggris

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Perwira RAF: Jet Tempur Generasi Kelima Seperti F-35 Kini Jadi Standar Minimum Perang Udara Modern
Kementerian Pertahanan Belanda
JET TEMPUR TERCANGGIH - Penampakan F-35 yang diunggah Kementerian Pertahanan Belanda di situs resminya pada 7 Juli 2025. Jet generasi kelima seperti F-35 kini menjadi standar minimum dalam pertempuran modern, ujar seorang pejabat Angkatan Udara Kerajaan Inggris. 

Ringkasan Berita:
  • Jet generasi kelima kini menjadi "standar minimum," ujar seorang pejabat Angkatan Udara Kerajaan Inggris
  • Ia mengatakan jet canggih kini menjadi "standar awal" untuk mendapatkan keunggulan di udara melawan ancaman paling mendasar.
  • Perang saat ini menunjukkan betapa sulitnya menembus ruang angkasa musuh, dan teknologi generasi keenam sangat dibutuhkan, ujarnya.


TRIBUNNEWS.COM –
Jet tempur generasi kelima seperti F-35 kini menjadi standar minimum dalam pertempuran udara modern, ujar seorang perwira Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) pekan ini.

“Udara tempur generasi kelima bukanlah hal baru,” ujar Wakil Marsekal Udara James Beck, Direktur Kapabilitas dan Program RAF, dilansir Business Insider, Jumat (24/10/2025).

“Jet-jet ini kini menjadi dasar kesetaraan dan menjadi standar awal bagi setiap upaya untuk merebut kendali udara, bahkan untuk sementara, untuk melawan ancaman paling mendasar.”

Jet tempur generasi kelima dikenal sebagai pesawat tercanggih di dunia, dengan kemampuan siluman (stealth), sensor, dan sistem avionik mutakhir.

Beberapa unit juga dilengkapi jaringan data canggih untuk meningkatkan kesadaran situasional pilot.

Pesawat tempur generasi kelima terbaru Amerika Serikat adalah F-35 Lightning II Joint Strike Fighter, buatan Lockheed Martin, yang dioperasikan oleh AS bersama sejumlah sekutu dan mitra.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, Rusia tengah mengembangkan Su-57, dan China memiliki J-20 serta J-35 yang dirancang untuk mendukung pengembangan kapal induk baru mereka.

JET TEMPUR TERBAIK - Kolase tangkap layar YouTube Military TV, memperlihatkan jet tempur Su-57 (kiri atas), J-20 (kanan atas) dan F-35 (bawah). Inilah perbandingan 3 jet tempur terbaik dunia.
JET TEMPUR TERBAIK - Kolase tangkap layar YouTube Military TV, memperlihatkan jet tempur Su-57 (kiri atas), J-20 (kanan atas) dan F-35 (bawah). Inilah perbandingan 3 jet tempur terbaik dunia. (Kolase tangkap layar YouTube Military TV)

Berbicara di Royal United Services Institute (RUSI) Inggris pada Senin (20/10/2025), Beck menegaskan bahwa generasi kelima bukan lagi konsep masa depan, melainkan realitas masa kini.

“Teknologi pesawat tempur masa depan yang tak terelakkan adalah pesawat generasi keenam,” ujarnya.

Jet tempur generasi keenam diharapkan menggabungkan kecerdasan buatan (AI), drone tempur otonom, kemampuan siluman lebih baik, jangkauan lebih jauh, serta daya tempur yang lebih besar secara keseluruhan.

Boeing telah terpilih untuk membangun jet generasi keenam Amerika Serikat, yang dikenal sebagai F-47, di bawah program Next Generation Air Dominance (NGAD).

Sementara itu, Inggris, Italia, dan Jepang bekerja sama dalam Global Combat Air Programme (GCAP), sedangkan China juga dilaporkan tengah mengembangkan prototipe pesawat generasi keenamnya, meski detailnya masih sangat terbatas.

Baca juga: NATO Kerahkan Jet Tempur: Rudal Rusia Tewaskan Satu Keluarga, Belanda Kirim F-35, Polandia Siaga

Ketika jet generasi kelima seperti F-22 dan F-35 dikembangkan, teknologi siluman, sensor canggih, dan fusi data menjadi keunggulan utama di medan tempur.

Namun, Beck menilai keunggulan itu kini mulai menyempit seiring kemajuan pertahanan udara terintegrasi, penggunaan drone, dan penginderaan berbasis AI.

“Pesawat tempur generasi keenam memerlukan peningkatan kesadaran data yang signifikan dan kemampuan untuk memberikan informasi secara real-time kepada unit operasional yang lebih luas,” jelas Beck.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas