Turki Beli 20 Jet Eurofighter Typhoon Inggris, Kontrak Tembus Rp174,9 T
Turki resmi membeli 20 jet tempur Eurofighter Typhoon dari Inggris senilai Rp174,9 triliun untuk memperkuat pertahanan udara.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
Kesepakatan ini menuai kritik dari aktivis HAM.
The Guardian melaporkan, sejumlah kelompok menilai Inggris mengabaikan catatan pelanggaran hak asasi manusia di Turki demi kepentingan ekonomi dan industri pertahanan.
Meski begitu, pemerintah Inggris menegaskan bahwa kerja sama ini tetap berada dalam kerangka NATO dan mendukung stabilitas kawasan.
Spesifikasi Pesawat Tempur Eurofighter Typhoon
Dikutip dari laman resminya, Eurofighter Typhoon dikembangkan melalui kerja sama empat negara Eropa: Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol.
Program ini dijalankan oleh tiga perusahaan besar di bidang kedirgantaraan dan pertahanan, yaitu Airbus, BAE Systems, dan Leonardo.
Kolaborasi ini memungkinkan pembagian teknologi, pengembangan industri, serta memperkuat hubungan politik dan militer antarnegara anggota.
Baca juga: 5 Populer Internasional: Jet Tempur F/A-18 dan Helikopter AS Jatuh - Rusia Uji Coba Rudal Nuklir
Performa Utama
Kecepatan maksimum: Mach 2.0 (sekitar 2.470 km/jam)
Daya dorong (thrust): 180 kN
Ketinggian maksimum: 55.000 kaki (sekitar 16.764 meter)
Panjang badan pesawat: 15,96 meter
Bentang sayap: 10,95 meter
Kemampuan dan Teknologi
Eurofighter Typhoon dikenal sebagai pesawat tempur swing-role paling canggih di dunia.
Artinya Eurofighter Typhoon mampu menjalankan berbagai misi — mulai dari pertahanan udara, serangan darat, hingga pengintaian — secara fleksibel dan cepat.
Baca tanpa iklan