Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dubai Airshow 2025 Dimulai, Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui

Dubai Airshow 2025 menghadirkan lebih dari 1.500 peserta pameran, 200+ pesawat, 148.000 pengunjung, serta delegasi dari 115 negara.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Dubai Airshow 2025 Dimulai, Ini 5 Hal yang Perlu Diketahui
Tangkap layar YouTube Aviation International News
DUBAI AIRSHOW 2025 - Tangkap layar YouTube Aviation International News, menampilkan sejumlah pesawat terbang di pembukaan Dubai Airshow 2025 di Dubai, Senin (17/11/2025). Dubai Airshow 2025 menghadirkan lebih dari 1.500 peserta pameran, 200+ pesawat, 148.000 pengunjung, serta delegasi dari 115 negara. 

1991 – Edisi pasca-Perang Teluk menyoroti teknologi pertahanan dan meningkatnya minat geopolitik.

1993 – Jumlah pengunjung melonjak seiring bergabungnya perusahaan-perusahaan kedirgantaraan global besar.

1995 – Pameran ini meraih perhatian internasional dengan pameran pesawat yang lebih besar dan transaksi bernilai tinggi.

1997 – Pertumbuhan terus berlanjut, acara ini menjadi pemain tetap dalam sirkuit pertunjukan udara global.

1999 – Jumlah peserta pameran yang memecahkan rekor menandakan kemunculan UEA sebagai pusat penerbangan.

2001 – Meskipun terdapat ketidakpastian global pasca-9/11, pameran ini menggarisbawahi meningkatnya permintaan untuk penerbangan berbasis di Teluk.

2003 – Demonstrasi militer besar-besaran dan perluasan peserta pameran pertahanan.

Rekomendasi Untuk Anda

2005 – Emirates dan maskapai Teluk lainnya mulai memesan pesawat berbadan lebar dalam jumlah besar.

2007 – Ambisi kedirgantaraan UEA melonjak dengan kemitraan baru dan akuisisi pertahanan.

2009 – Resesi ekonomi menghambat kesepakatan, tetapi inovasi dan keberlanjutan mulai muncul.

2011 – Salah satu tahun terbesar pameran, UEA menandatangani kontrak pertahanan bergengsi.

2013 – Edisi bersejarah: Emirates mengumumkan pesanan pesawat Boeing dan Airbus yang memecahkan rekor senilai lebih dari $100 miliar.

2015 – Fokus beralih ke UAV, pertahanan siber, dan teknologi antariksa.

2017 – Prototipe mobilitas udara perkotaan dan sistem berbasis AI memulai debutnya.

Baca juga: 5 Jet Tempur Legendaris AS yang Akan Pensiun dalam 5 Tahun ke Depan, Termasuk F-16

2019 – Bahan bakar penerbangan berkelanjutan, konsep pesawat hibrida, dan platform pertahanan generasi mendatang menjadi fokus.

2021 – Pameran pascapandemi pertama, menyoroti pemulihan penerbangan dan pesanan besar yang diperbarui.

2023 – Edisi terkuat sejauh ini, dengan pameran pesawat baru, prototipe supersonik, dan kesepakatan komersial besar. Lebih dari $54 miliar kesepakatan dicapai selama edisi ini. 

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas