Fakta Penting Kecelakaan Jet Tempur India di Dubai: Manuver Negative G hingga Nasib Program Tejas
Pesawat tempur Tejas milik Angkatan Udara jatuh saat melakukan demonstrasi di Dubai Airshow 2025, Jumat (21/11/2025). Apa penyebabnya?
Penulis:
Malvyandie Haryadi
Sebelumnya, India juga memesan 83 unit Tejas Mk-1A pada 2021, namun pengiriman tertunda.
Tejas menjalani penerbangan perdana pada 2001 dan resmi masuk dinas IAF pada 2015. Skuadron operasional pertama, No. 45 Flying Daggers, aktif sejak 2016.
Bagaimana nasib Program Tejas?
Kecelakaan ini terjadi di hadapan publik internasional, dalam sorotan kamera, dan berpotensi dimanfaatkan sebagai propaganda anti-India.
Pasar jet tempur dunia dikenal sangat kompetitif, dan India berupaya menembus dominasi negara-negara Barat dengan Tejas, pesawat tempur generasi 4,5 yang dikembangkan oleh Hindustan Aeronautics Limited (HAL).
Sejumlah negara, termasuk Argentina, Mesir, Indonesia, Malaysia, Nigeria, dan Filipina, telah menunjukkan minat terhadap Tejas. Brasil bahkan dikabarkan mempertimbangkan skema barter, menukar pesawat angkut Embraer C-390 dengan Tejas MK1A.
Namun, dengan kecelakaan ini diyakini, permintaan terhadap Tejas diprediksi akan mengalami perubahan drastis.
Baca tanpa iklan