Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.375: Delegasi Ukraina ke AS Bahas Rencana Akhiri Perang
Negosiator Ukraina akan mengunjungi AS akhir pekan ini untuk membahas rencana Washington guna mengakhiri perang Ukraina.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
Para negosiator Ukraina akan mengunjungi AS akhir pekan ini untuk membahas rencana Washington guna mengakhiri perang Ukraina.
Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat senior yang meminta anonimitas.
"Pembicaraan kemungkinan berlangsung di Florida," kata sumber tersebut.
Yermak sebelumnya dijadwalkan hadir sebelum ia diberhentikan dari jabatannya.
4. Ukraina Bantah Klaim Rusia Kuasai Kupiansk
Pasukan Ukraina mempertahankan posisi mereka di kota Kupiansk, Ukraina timur laut, meskipun Rusia mengklaim telah menguasai kota tersebut sepenuhnya.
"Pasukan kami terus melakukan aksi defensif, pencarian, dan serangan," tulis Panglima Tertinggi Ukraina, Oleksandr Syrskyi, di Telegram.
Ia menyampaikan hal itu setelah mengunjungi wilayah Kupiansk di Kharkiv pada Jumat (27/11/2025).
"Aksi-aksi ini dilakukan setiap hari sebagai bagian dari langkah-langkah komprehensif untuk menstabilkan situasi di Kupiansk," ujarnya.
Syrskyi mengatakan pasukan Ukraina "bertahan di garis pertahanan yang ditentukan dan meningkatkan tekanan tembakan untuk memblokir rute pasokan musuh."
5. Putri Jacob Zuma Mundur dari Parlemen Terkait Dugaan Rekrutmen ke Rusia
Putri mantan presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, Duduzile Zuma-Sambudla, mengundurkan diri sebagai anggota parlemen.
Ia dituduh menipu 17 pria Afrika Selatan agar pergi ke Rusia untuk bertempur di Ukraina.
Baca juga: Putin Mau Akhiri Perang jika Ukraina Serahkan Wilayah ke Rusia
Pria-pria tersebut mengaku berangkat untuk berlatih menjadi pengawal partai uMkhonto weSizwe (MK) milik Zuma.
Jurnalis Rachel Savage melaporkan bahwa Zuma-Sambudla, 43 tahun, secara sukarela mengundurkan diri sambil bekerja sama dalam penyelidikan polisi.
Ketua MK mengatakan ia juga berupaya memulangkan para pria tersebut dalam konferensi pers di Durban.
6. Rusia Tetapkan HRW “Tidak Diinginkan”, Organisasi Tetap Lanjutkan Investigasi
Human Rights Watch menyatakan tetap akan menyelidiki Rusia dan tindakan militernya di Ukraina.
Baca tanpa iklan