Petro Peringatkan Trump: Jangan Bangunkan Harimau, Menyerang Berarti Perang
Presiden Kolombia Gustavo Petro memperingatkan mitranya dari AS Donald Trump pada hari Selasa agar tidak mengancam kedaulatan negaranya
Editor:
Muhammad Barir
Petro Peringatkan Trump: Jangan Bangunkan Harimau, Menyerang Berarti Perang
Ringkasan Berita:
- Gustavo Petro memperingatkan Donald Trump Agar tak ancam kedaulatan negaranya
- Di tengah meningkatnya perang kata-kata antara Bogota dan Washington
- Trump mengisyaratkan kemungkinan melancarkan serangan terhadap Kolombia
TRIBUNNEWS.COM- Presiden Kolombia Gustavo Petro memperingatkan mitranya dari AS Donald Trump pada hari Selasa agar tidak mengancam kedaulatan negaranya, di tengah meningkatnya perang kata-kata antara Bogota dan Washington.
Pada pertemuan pemerintah AS pada hari Selasa di Washington, Trump mengisyaratkan kemungkinan melancarkan serangan terhadap Kolombia sebagai bagian dari perang melawan kejahatan terkait narkoba.
Trump berkata: "Saya dengar Kolombia, negara Kolombia, memproduksi kokain . Mereka punya pabrik kokain, oke? Lalu mereka menjual kokain mereka kepada kita... Siapa pun yang melakukan itu dan menjualnya di negara kita akan menjadi sasaran serangan... dan bukan hanya Venezuela ."
Petro menanggapi pernyataan Trump dengan mengundangnya untuk mengunjungi Kolombia guna menyaksikan "penghancuran sembilan laboratorium narkoba per hari untuk mencegah kokain mencapai Amerika Serikat."
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial "X", Petro mencatat bahwa sejak menjabat pada tahun 2022, ia telah menghancurkan 18.400 laboratorium "tanpa rudal".
Ia menambahkan: "Ikutlah dengan saya, dan saya akan mengajari kalian cara menghancurkannya, satu laboratorium setiap 40 menit, tetapi jangan mengancam kedaulatan kami, karena kalian akan membangkitkan harimau itu. Menyerang kedaulatan kami berarti menyatakan perang. Jangan rusak hubungan diplomatik yang telah berlangsung selama dua abad."
Petro melanjutkan: "Kalian telah mencoreng reputasi saya. Jangan teruskan jalan ini. Dan jika ada negara yang telah berkontribusi dalam mencegah ribuan ton kokain mencapai konsumen di Amerika Utara , negara itu adalah Kolombia."
Hubungan antara Bogota dan Washington memburuk secara signifikan baru-baru ini, dengan pemerintah AS menuduh Petro tidak cukup tegas dalam menghadapi geng narkoba dan menjatuhkan sanksi padanya.
Baca juga: Presiden Kolombia Gustavo Petro Usir Diplomat Israel karena Aktivis Diculik & Armada Gaza Diserang
Baca tanpa iklan