Capres Peru Terlibat Baku Tembak usai Mobil yang Ditumpanginya Diberondong Peluru
Capres Peru terlibat baku tembak usai mobil yang ditumpanginya diberondong peluru pada Selasa (2/12/2025). Dia mengalami luka tetapi tidak serius.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Whiesa Daniswara
Ringkasan Berita:
- Capres Peru, Rafael Belaunde, terlibat baku tembak setelah mobil yang ditumpanginya diberondong peluru oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor pada Selasa (2/12/2025).
- Dia dan sopirnya mengalami luka tetapi tidak serius.
- Di sisi lain, Rafael mengaku tidak mengalami ancaman sebelum insiden penembakan tersebut terjadi.
- Insiden ini pun dikecam oleh berbagai pihak termasuk rivalnya di kontestasi Pilpres Peru.
TRIBUNNEWS.COM - Calon Presiden (Capres) Peru, Rafael Belaunde, terlibat baku tembak setelah mobil yang ditumpangi diberondong peluru oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor di Kota Cerro Azul yang berjarak 130 kilometer dari Ibu Kota Peru, Lima, pada Selasa (2/12/2025).
Dikutip dari Reuters, kaca depan mobil SUV yang ditumpangi Rafael mengalami pecah akibat tembakan pelaku setelah diduga diberondong peluru sebanyak 12 kali.
Sementara, Rafael mengalami luka di mana ada noda darah di wajah dan kemeja yang dipakainya.
Dia pun disebut sempat membalas tembakan tersebut sebanyak delapan atau sembilan kali. Menurut kepala polisi setempat, Oscar Arriola, luka yang diderita Rafael tidak serius.
"Tembakan dilepaskan ke kendaraan dan ke arahnya," kata Arriola dalam tulisan di akun X.
Arriola mengungkapkan sopir yang mengendarai mobil yang ditumpangi Rafael juga tidak menderita luka serius.
Baca juga: 18 Korban Tewas Kerusuhan di Peru, Penyebab Aksi Mirip Demo Nepal, Berkibar Bendera One Piece
Di sisi lain, Rafael mengaku tidak menerima ancaman sebelum insiden tersebut terjadi.
Anggota Partai Libertad Popular, Pedro Cateriano, mengatakan serangan yang diupayakan oleh para pelaku terhadap Rafael 'tidak berhasil'.
"Para penjahat tidak mencapai tujuan mereka," ujarnya.
Kendati demikian, dia menilai penyerangan ini menjadi 'awal yang buruk bagi tahapan kampanye' di tengah lonjakan korupsi dan kejahatan terorganisir di Peru.
Terpisah, Ketua Mahkamah Pemilihan Peru, Roberto Burneo, mengecam serangan tersebut dan mendesak pemerintah untuk memperketat keamanan menjelang pilpres yang akan digelar pada 12 April 2026 mendatang.
Rafael Belaunde merupakan mantan Menteri Energi Peru sekaligus cucu dari eks Presiden Peru, Fernando Belaunde.
Dalam jajak pendapat di Peru, Rafael bukanlah capres favorit dan menduduki peringkat paling bawah.
Adapun calon lain yang lebih diunggulkan yakni eks Wali Kota Lima, Rafael Lopes Aliaga, dan putri mendiang mantan Presiden Peru Alberto Fujimori, Keiko Fujimori.
Keiko pun turut mengecam serangan terhadap rivalnya tersebut dan menegaskan bahwa kekerasan di Peru tak bisa dianggap remeh.
Baca tanpa iklan