Jenazah Korban Banjir Hat Yai Disimpan di Dalam Kulkas Agar Tak Hanyut
Petugas penyelamat dari Phuket membagikan video pada hari Selasa yang menunjukkan momen memilukan ketika ia menemukan wanita itu.
Penulis:
Hasanudin Aco
Ringkasan Berita:
- Banjir di Kota Hat Yai, Provinsi Songkhla, Thailand Selatan menggenani hampir seluruh kota itu telah mengakibatkan 142 orang meninggal dunia
- Jasad wanita itu terpaksa disimpan di dalam kulkas oleh putrinya ke dalam kulkas yang terapung.
- Tim penyelamat akhirnya tiba dan membawa putri dan jenazah ibunya ke daratan kering tempat air akhirnya surut.
TRIBUNNEWS.COM, THAILAND - Kisah tragis menimpa seorang wanita korban banjir di Kota Hat Yai, Provinsi Songkhla, Thailand Selatan pada akhir November 2025.
Jenazah wanita itu terpaksa disimpan di dalam kulkas oleh putrinya.
Tujuannya agar jasad sang ibu tidak terbawa arus banjir yang menggenangi rumah mereka.
Kisah perempuan ini viral di media sosial Thailand.
Petugas penyelamat dari Phuket membagikan video pada hari Selasa yang menunjukkan momen memilukan ketika ia menemukan wanita itu.
Tragedi itu terjadi di desa The Rich, tambon Ban Pru, distrik Hat Yai.
Tim penyelamat menemukan seorang wanita berpegangan pada kulkas yang mengapung di dalam rumah yang ketinggian airnya hampir mencapai atap.
Di dalam kulkas itulah jasad ibunya disimpan.
"Air naik sangat tinggi tadi malam. Ibu saya tidak bisa bertahan lebih lama lagi."
Ibu berusia 80 tahun itu tenggelam.
Putrinya memasukkan jasadnya ke dalam lemari es agar tidak terseret arus deras karena kedalaman air mencapai sekitar 1,8 meter.
Tim penyelamat akhirnya tiba dan membawa putri dan jenazah ibunya ke daratan kering tempat air akhirnya surut.
Di sana, putri mereka ambruk, terbebani oleh kisah mengerikan yang dialaminya.
Postingan tersebut langsung menuai simpati, disertai seruan mendesak untuk meminta bantuan dari warga lain yang masih terjebak di banjir.
Banjir besar genangi kota
Baca tanpa iklan