Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Donald Trump Rencanakan Program Pensiun ala Australia untuk Warga AS, Seperti Apa?

Pemerintahan Donald Trump sedang mempertimbangkan sistem pensiun wajib ala Australia, yaitu superannuation.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
zoom-in Donald Trump Rencanakan Program Pensiun ala Australia untuk Warga AS, Seperti Apa?
Tangkap layar YouTube The White House
KEBIJAKAN TRUMP - Presiden AS Donald Trump memberikan pidato setelah Hamas merespons proposal gencatan senjatanya, Sabtu (4/10/2025). Pemerintahan Donald Trump sedang mempertimbangkan sistem pensiun wajib ala Australia, yaitu superannuation. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintahan Donald Trump sedang mempertimbangkan sistem pensiun wajib ala Australia, yaitu superannuation, sebagai inspirasi untuk memperkuat tabungan pensiun warga AS. 
  • Superannuation mewajibkan perusahaan menyetorkan 12 persen dari gaji karyawan ke dana pensiun yang diinvestasikan hingga masa pensiun
  • Model ini dinilai lebih berkelanjutan dibanding sistem AS yang mengandalkan 401(k) sukarela dan Jaminan Sosial


TRIBUNNEWS.COM -
Pemerintahan Donald Trump sedang mencari inspirasi dari Australia untuk meningkatkan sistem tabungan pensiun warga Amerika Serikat.

Presiden Donald Trump mengatakan di Gedung Putih bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan program pensiun ala Australia.

“Kami sedang mempertimbangkannya dengan sangat serius,” kata Trump, Selasa (2/12/2025), dilansir CNN.com.

“Ini rencana yang bagus. Rencana ini berjalan dengan sangat baik.”

Program tabungan pensiun utama Australia, yang dikenal dengan sebutan superannuation, diduga menjadi model yang menarik perhatian para pejabat AS.

Cara Kerja Superannuation

Superannuation atau “super” adalah program tabungan pensiun unggulan Australia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam sistem ini, pemberi kerja diwajibkan untuk menyetor dana ke rekening tabungan pensiun karyawan yang kemudian diinvestasikan di berbagai dana pensiun (super funds).

Dana tersebut terkunci hingga masa pensiun kecuali dalam kondisi tertentu.

Iuran pemberi kerja dibayarkan di luar gaji rutin karyawan, dan karyawan juga dapat menambah kontribusi mereka sendiri.

Saat ini perusahaan wajib menyetorkan 12?ri pendapatan karyawan ke dana pensiun ini, angka yang meningkat bertahap dari 3 persen sejak program modern didirikan pada 1992.

“Tidak ada opsi untuk tidak ikut serta,” kata Tim Jenkins, mitra di firma konsultan Mercer, kepada CNN.

“Jika Anda bekerja, perusahaan wajib menyetorkan 12?ri gaji Anda ke tabungan pensiun. Dana tersebut dikunci hingga Anda mendekati usia pensiun, meskipun ada beberapa cara terbatas untuk mengaksesnya.”

Baca juga: Donald Trump Sahkan Undang-Undang Baru Terkait Taiwan, China Kecewa

Dana pensiun Australia kini menjadi kumpulan tabungan pensiun terbesar keempat di dunia, meski negara tersebut hanya menempati peringkat ke-55 berdasarkan jumlah penduduk, menurut JPMorgan Chase.

Total aset dana pensiun Australia mencapai sekitar 4,5 triliun dolar Australia.

Karyawan dapat memilih berbagai super funds yang dikelola investor profesional, diregulasi pemerintah, dan diinvestasikan dalam berbagai aset global, mulai dari saham hingga ekuitas swasta.

Mengapa Program Ini Populer?

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas