Presiden Suriah Pidato di Masjid Umayyah, Peringati Jatuhnya Rezim Assad
Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa berpidato di Masjid Umayyah di Damaskus dalam peringatan setahun setelah jatuhnya rezim al-Assad.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Bashar al-Assad dan keluarganya dikabarkan melarikan diri ke Rusia setelah HTS dan milisi lainnya berhasil menggulingkan kekuasaannya.
Ahmed al-Sharaa yang memimpin HTS, kemudian ditunjuk sebagai presiden sementara Suriah pada Januari 2025.
Meskipun tumbangnya rezim Assad menjadi titik balik besar bagi Suriah, proses transisi politik di negara tersebut masih berlangsung rapuh dan dipenuhi berbagai tantangan.
Sepanjang tahun lalu, sejumlah komunitas minoritas agama menjadi target serangan, sementara Israel terus melancarkan operasi militernya di wilayah Suriah.
Kelompok Alawi—minoritas yang juga dianut oleh keluarga Assad—memilih tidak ikut serta dalam peringatan resmi pada Senin sebagai bentuk penolakan terhadap pemerintahan baru yang mereka nilai bersifat represif, lapor DW.
Di sisi lain, administrasi Kurdi yang menguasai kawasan timur laut Suriah melarang seluruh kegiatan publik pada Minggu dan Senin karena alasan keamanan, sekaligus mempertahankan otonomi yang mereka bangun selama konflik.
Sementara itu, di wilayah selatan, masyarakat Druze di Provinsi Sweida tengah memperjuangkan hak menentukan nasib sendiri, setelah ratusan warga tewas dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah pada Juli lalu.
Mosaik politik Suriah pasca-Assad ini menunjukkan bahwa perjalanan menuju stabilitas masih jauh dari kata selesai.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)