Kamboja Tembakkan Sejumlah Rudal ke Desa di Thailand
Beberapa roket yang diduga diluncurkan dari peluncur roket multipel BM-21 tersebut tercatat mendarat di wilayah Desa Ban Wa
Penulis:
Bobby W
Editor:
Endra Kurniawan
Seorang relawan menggambarkan situasi kacau saat serangan Kamboja terjadi.
Saksi yang diwawancarai Bangkok Post tersebut mengaku warga berlarian menyelamatkan diri dan banyak yang ketakutan usai mendengar tembakan beruntun sejak sebelum fajar.
Serangan roket ini sendiri terjadi di tengah pertempuran sengit pasukan Thailand dan Kamboja di sepanjang perbatasan selama awal pekan ini
Tensi kedua negara ini memanas setelah Thailand melakukan serangkaian serangan ke Kamboja sebagai balasan atas baku tembak yang terjadi pada Minggu (7/12/2025) di kawasan i provinsi Ubon Ratchathani, Si Sa Ket, Surin, dan Buri Ram yang berbatasan dengan Sa Kaeo.
Jet Thailand Gempur Pusat Drone Kamboja
Militer Thailand mulai menginformasikan sejumlah serangan yang telah mereka lakukan terhadap sejumlah fasilitas milik Kamboja pada awal pekan ini.
Satu di antaranya adalah serangan menggunakan pesawat tempur F-16 pada Senin (8/12/2025) di bangunan sebuah kasino di dekat perbatasan Thailand yang diduga telah dialihfungsikan oleh pemerintah Kamboja sebagai pusat pengendali drone.
Berdasarkan pernyataan resmi Tentara Kerajaan Thailand, pesawat F-16 menghancurkan kasino tersebut lantaran intelijen menyebutkan bangunan itu telah dialihfungsikan selama konflik perbatasan berlangsung.
Kasino tersebut berada di seberang pos perbatasan Chong An Ma, Kecamatan Nam Yuen, Ubon Ratchathani.
Intelijen Thailand memastikan bahwa gedung kasino tersebut beroperasi sebagai stasiun pengendali drone Kamboja yang selama ini menjadi ancaman bagi Thailand.
Usai menghancurkan bangunan tersebut, Angkatan Udara Thailand menyatakan bahwa fokus serangan pada Selasa (9/12/2025) adalah menghancurkan pangkalan roket yang dianggap mengancam permukiman warga.
Pada Senin yang sama, Juru Bicara Tentara Thailand Mayor Jenderal Winthai Suvaree menjelaskan sejumlah alasan di balik intensitas serangan ke Kamboja pada awal pekan ini.
Mayor Jenderal Winthai menegaskan serangan ini sebagai respons terhadap manuver ofensif Kamboja pada Minggu sore (7/12/2025), yang dinilai mencerminkan niat jelas untuk melukai warga Thailand.
Sebagaimana diketahui, serangan Kamboja pada Minggu lalu menyebabkan beberapa prajurit Thailand terluka.
Baca juga: Ibu dan Bayinya Sembunyi di Selokan Hindari Tembakan Tentara Thailand
Atas insiden tersebut, Winthai menyatakan Thailand tidak memiliki pilihan selain melakukan pembelaan diri.
Respons Thailand, menurutnya, bertujuan menghancurkan pangkalan roket Kamboja yang mengancam personel militer dan warga sipil.