Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Ngamuk 3 Pasukan AS Tewas di Suriah, Ucap Sumpah Bakal Serang Balik

Presiden AS Donald Trump marah setelah mendengar pasukannya dibunuh oleh ISIS di Suriah. Tiga pasukan AS terbunuh dalam serangan itu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Trump Ngamuk 3 Pasukan AS Tewas di Suriah, Ucap Sumpah Bakal Serang Balik
Tangkap Layar Truth Social/@realDonaldTrump
TRUMP MARAH BESAR - Tangkap Layar Truth Social/@realDonaldTrump terkait Unggahan Video terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam rencana perdamaian Palestina dan Israel yang diunggah pada Sabtu pagi (4/10/2025) Waktu Indonesia Barat. Trump ngamuk setelah mendengar tiga pasukan AS tewas di tangan ISIS dalam serangannya di Suriah tengah pada Sabtu (13/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS, Donald Trump marah besar setelah mengetahui tiga pasukannya tewas di Suriah dalam serangan terbaru ISIS.
  • Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi insiden mematikan tersebut, yang terjadi di dekat Palmyra, Suriah.
  • Trump menegaskan janjinya untuk melakukan "balasan yang sangat serius" terhadap pihak yang bertanggung jawab.

TRIBUNNEWS.COM - Tiga pasukan Amerika Serikat (AS) tewas terbunuh dalam serangan terbaru ISIS di Suriah tengah pada Sabtu (13/12/2025).

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi insiden mematikan tersebut, yang terjadi di dekat Palmyra, Suriah.

Menurut keterangan dari CENTCOM, serangan itu terjadi saat para prajurit sedang melakukan "pertemuan dengan pemimpin kunci" sebagai bagian dari misi bersama untuk mendukung operasi kontra-terorisme dan kontra-ISIS di wilayah tersebut.

Juru Bicara Pentagon, Sean Parnell, menyatakan dua tentara Angkatan Darat AS dan satu penerjemah sipil Amerika tewas.

Selain itu, tiga anggota militer AS lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Para prajurit yang tewas tersebut dilaporkan merupakan anggota Garda Nasional Angkatan Darat Iowa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Penyergapan oleh seorang penembak tunggal ISIS mengakibatkan kematian tiga warga Amerika serta cedera pada tiga tentara lainnya," bunyi pernyataan resmi dari CENTCOM, dikutip dari CNN.

"Pelaku penembakan berhasil dilumpuhkan dan tewas oleh pasukan mitra," lanjut pernyataan tersebut.

Pemerintah Suriah melalui kantor berita negara, SANA, juga melaporkan dua anggota pasukan keamanan Suriah ikut terluka dalam serangan yang menargetkan patroli gabungan AS-Suriah tersebut.

Insiden ini disebut sebagai serangan pertama yang menimbulkan korban jiwa dari pihak AS sejak jatuhnya rezim mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad setahun lalu.

Trump Bersumpah Balas Serangan ISIS

Baca juga: Setahun Pasca Kejatuhan Assad, Suriah Bergembira di Tengah Tantangan Pemulihan

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump bersumpah akan melancarkan "balasan yang sangat serius" kepada ISIS.

Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Presiden Trump menyampaikan duka cita mendalam atas para korban.

"Kami berduka atas kehilangan tiga Patriot Amerika yang Hebat di Suriah," tulis Trump, mengutip Al Arabiya.

Dalam keterangannya, Trump menegaskan janjinya untuk melakukan "balasan yang sangat serius" terhadap pihak yang bertanggung jawab.

Insiden ini merupakan kasus pertama yang dilaporkan sejak pasukan oposisi bersenjata menggulingkan penguasa lama Suriah, Bashar al-Assad, pada Desember tahun lalu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas