Kaleidoskop 2025: 5 Kasus Penembakan Massal Menggemparkan di Dunia, Terbaru di Australia
Inilah Kaleidoskop 2025 yang membahas tentang lima kasus penembakan massal yang paling menggemparkan di dunia. Terbaru adalah di Australia.
Penulis:
Whiesa Daniswara
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Kaleidoskop 2025 kali ini membahas tentang lima kasus penembakan massal yang terjadi di dunia.
- Dalam daftar ini, tiga dari lima kasus penembakan massal paling menggemparkan terjadi di Amerika Serikat (AS).
- Sementara kasus penembakan massal terbaru terjadi di Pantai Bondi, Australia pada 14 Desember 2025 kemarin.
TRIBUNNEWS.COM - Sepanjang tahun 2025 ini, kasus penembakan massal tercatat telah terjadi di berbagai belahan dunia.
Penembakan massal adalah suatu serangan di mana banyak orang ditembak dalam waktu singkat.
Kasus penembakan massal paling banyak terjadi di Amerika Serikat (AS), mencakup sekitar 1 persen dari semua kematian akibat senjata api di Negeri Paman Sam itu.
Dalam satu tahun biasa, penembakan massal merenggut antara 100 hingga 200 nyawa, dibandingkan dengan sekitar 17.000 nyawa yang hilang akibat pembunuhan dengan senjata api.
Namun, pembunuhan massal turun sekitar 24 persen pada tahun ini dibandingkan dengan tahun 2024.
Lantas, di mana saja kasus penembakan massal terjadi di tahun 2025 ini?
Tribunnews.com telah merangkum lima kasus penembakan massal paling menggemparkan di tahun 2025.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut lima kasus penembakan massal di dunia selama tahun 2025:
1. Penembakan di Newark, New Jersey, AS
Insiden pertama terjadi di Newark, New Jersey, AS pada 10 Desember 2025.
Jumlah korban tewas akibat penembakan massal ini adalah 2 orang dan 2 lainnya mengalami luka-luka.
Baca juga: Kaleidoskop 2025 - 6 Kasus Pembunuhan Berakhir Vonis Mati: Kopda Bazarsah & Penikam Jemaah Subuh
Meski jumlah korbannya kecil, kasus penembakan massal ini menarik banyak perhatian media, karena dianggap sebagai serangan terarah.
Korban tewas dalam insiden tersebut diidentifikasi sebagai Namir Bynum (20), yang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, dan Osayuwamen Uyamu (20), yang mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit saat menjalani perawatan.
Sementara itu, dua pria lain yang turut menjadi korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Jaksa Wilayah Essex County, Theodore Stephens II menyatakan bahwa luka yang dialami keduanya tidak mengancam jiwa, bahkan salah satu dari korban luka telah diizinkan pulang.
Baca tanpa iklan