Jakarta Bertahan di Peringkat 45 GPCI 2025, Bandara Membaik tapi Kemacetan Masih Jadi Tantangan
Peringkat Jakarta di GPCI 2025 tak berubah meski skor naik. Bandara membaik, tapi kemacetan masih jadi penghambat utama daya saing kota
Editor:
Eko Sutriyanto
Dalam GPCI 2025, indeks ini menilai 48 kota besar dunia.
Pada edisi terbaru, London menempati peringkat pertama global, disusul Tokyo di posisi kedua. Jakarta tetap berada di papan bawah, meski mencatatkan peningkatan skor.
Jakarta juga menunjukkan tren perbaikan dalam indeks kota global lainnya.
Dalam Global Cities Index (GCI) 2025, Jakarta dilaporkan mengalami kenaikan peringkat, mencerminkan peningkatan peran ekonomi dan konektivitas global.
Namun, para pengamat menegaskan metodologi GPCI berbeda dengan indeks lain, sehingga hasilnya tidak dapat disamakan secara langsung.
Ke depan, peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur terintegrasi, serta transformasi ekonomi digital dinilai berpotensi memperkuat posisi Jakarta dalam persaingan kota global.
Diskusi perekonomian di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan