Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.398: Sumy Memanas, Ukraina Bantah Rusia Kuasai Desa Perbatasan

Tentara Ukraina melaporkan pertempuran sengit melawan upaya terobosan pasukan Rusia di wilayah Sumy pada Minggu (21/12/2025).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.398: Sumy Memanas, Ukraina Bantah Rusia Kuasai Desa Perbatasan
Kantor Presiden Rusia
VLADIMIR PUTIN - Foto diambil dari Kantor Presiden Rusia, Kamis (19/6/2025), memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam pertemuan untuk membahas parameter utama rancangan Program Persenjataan Negara tahun 2027–2036 pada 11 Juni 2025. Tentara Ukraina melaporkan pertempuran sengit melawan upaya terobosan pasukan Rusia di wilayah Sumy pada Minggu (21/12/2025). 

Usulan tersebut berpotensi menjadi negosiasi tatap muka pertama antara Moskow dan Kyiv dalam enam bulan terakhir.

Namun Zelenskyy menyatakan skeptisisme bahwa format tersebut akan menghasilkan kemajuan.

Kantor berita Rusia melaporkan ajudan kebijakan luar negeri Presiden Vladimir Putin, Yuri Ushakov, menolak adanya persiapan pembicaraan tersebut.

Ushakov mengatakan tidak ada pihak yang secara serius membahas inisiatif itu.

Baca juga: Gagal Pakai Aset Rusia, Uni Eropa Beri Pinjaman 90 Miliar Euro ke Ukraina

Sementara itu, perwakilan Rusia dilaporkan berada di Florida selatan untuk berdiskusi dengan AS mengenai Ukraina.

Seorang utusan Kremlin pada Sabtu (20/12/2025) menyebut pembicaraan bilateral tersebut berlangsung secara konstruktif.

Rusia Kritik Revisi Proposal Perdamaian AS

Rusia kembali mengkritik upaya Eropa dan Ukraina untuk mengubah proposal Amerika Serikat guna mengakhiri perang di Ukraina.

Rekomendasi Untuk Anda

Moskow menilai perubahan tersebut tidak meningkatkan prospek perdamaian.

Ajudan Presiden Rusia, Yuri Ushakov, mengatakan revisi yang diusulkan justru berpotensi memperpanjang konflik.

Ia menyebut proposal dari Eropa dan Ukraina tidak memperbaiki rencana Washington.

Ushakov menambahkan bahwa perubahan itu tidak meningkatkan peluang tercapainya perdamaian jangka panjang.

Ia mengaku belum melihat secara detail proposal yang dimaksud.

Ushakov menegaskan bahwa pernyataannya bukanlah sebuah ramalan.

Intelijen AS: Putin Masih Ingin Kuasai Ukraina

Laporan intelijen Amerika Serikat memperingatkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin belum meninggalkan ambisinya di Ukraina.

Intelijen menilai Putin masih ingin merebut seluruh wilayah Ukraina.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas