Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-1.398: Sumy Memanas, Ukraina Bantah Rusia Kuasai Desa Perbatasan
Tentara Ukraina melaporkan pertempuran sengit melawan upaya terobosan pasukan Rusia di wilayah Sumy pada Minggu (21/12/2025).
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Garudea Prabawati
Usulan tersebut berpotensi menjadi negosiasi tatap muka pertama antara Moskow dan Kyiv dalam enam bulan terakhir.
Namun Zelenskyy menyatakan skeptisisme bahwa format tersebut akan menghasilkan kemajuan.
Kantor berita Rusia melaporkan ajudan kebijakan luar negeri Presiden Vladimir Putin, Yuri Ushakov, menolak adanya persiapan pembicaraan tersebut.
Ushakov mengatakan tidak ada pihak yang secara serius membahas inisiatif itu.
Baca juga: Gagal Pakai Aset Rusia, Uni Eropa Beri Pinjaman 90 Miliar Euro ke Ukraina
Sementara itu, perwakilan Rusia dilaporkan berada di Florida selatan untuk berdiskusi dengan AS mengenai Ukraina.
Seorang utusan Kremlin pada Sabtu (20/12/2025) menyebut pembicaraan bilateral tersebut berlangsung secara konstruktif.
Rusia Kritik Revisi Proposal Perdamaian AS
Rusia kembali mengkritik upaya Eropa dan Ukraina untuk mengubah proposal Amerika Serikat guna mengakhiri perang di Ukraina.
Moskow menilai perubahan tersebut tidak meningkatkan prospek perdamaian.
Ajudan Presiden Rusia, Yuri Ushakov, mengatakan revisi yang diusulkan justru berpotensi memperpanjang konflik.
Ia menyebut proposal dari Eropa dan Ukraina tidak memperbaiki rencana Washington.
Ushakov menambahkan bahwa perubahan itu tidak meningkatkan peluang tercapainya perdamaian jangka panjang.
Ia mengaku belum melihat secara detail proposal yang dimaksud.
Ushakov menegaskan bahwa pernyataannya bukanlah sebuah ramalan.
Intelijen AS: Putin Masih Ingin Kuasai Ukraina
Laporan intelijen Amerika Serikat memperingatkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin belum meninggalkan ambisinya di Ukraina.
Intelijen menilai Putin masih ingin merebut seluruh wilayah Ukraina.