Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bentrok Thailand–Kamboja Pecah Lagi saat ASEAN Upayakan Gencatan Senjata

Pertempuran kembali meletus di perbatasan Thailand–Kamboja ketika para menteri ASEAN bertemu di Malaysia mencari solusi damai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bentrok Thailand–Kamboja Pecah Lagi saat ASEAN Upayakan Gencatan Senjata
Tangkapan Layar YouTube Al Jazeera
KONFLIK THAILAND-KAMBOJA. Pertempuran kembali pecah di perbatasan Thailand–Kamboja pada Senin (22/12/2025) pagi saat para menteri luar negeri ASEAN bertemu di Malaysia untuk meredakan konflik. 

Ringkasan Berita:
  • Pertempuran kembali pecah di perbatasan Thailand–Kamboja pada Senin (22/12/2025) pagi saat para menteri luar negeri ASEAN bertemu di Malaysia untuk meredakan konflik.
  • Bentrokan ini mengancam upaya menghidupkan kembali gencatan senjata Juli lalu dan telah menewaskan sedikitnya 40 orang serta memaksa hampir satu juta warga mengungsi.
  • Kamboja menuduh Thailand melakukan serangan udara, sementara Thailand membantah bertindak sebagai agresor.

TRIBUNNEWS.COM - Pertempuran baru kembali pecah di sepanjang perbatasan Thailand dan Kamboja pada Senin (22/12/2025) pagi.

Bentrok terjadi saat negara-negara di kawasan berusaha meredakan konflik yang sudah menewaskan puluhan orang.

Bentrok terbaru ini terjadi saat para menteri luar negeri negara-negara Asia Tenggara berkumpul di Malaysia dalam pertemuan darurat Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menuduh Thailand mengerahkan jet tempur F-16.

Jet tempur tersebut disebut menjatuhkan empat bom di Provinsi Banteay Meanchay.

Kamboja juga menuduh Thailand menembakkan “gas beracun” di wilayah Desa Prey Chan.

Rekomendasi Untuk Anda

Klaim tersebut disampaikan melalui kantor berita negara Agence Kampuchea Press.

Pemerintah Kamboja menyatakan pasukannya tetap siaga.

Kamboja menegaskan pasukannya siap mempertahankan integritas wilayah negara tersebut.

Rekaman video yang beredar daring menunjukkan warga sipil berlindung dari bombardir.

Dalam rekaman tersebut terlihat anak-anak ikut berlindung dan menangis ketakutan.

Baca juga: Anwar Ibrahim Tuntut Kamboja dan Thailand Cari Jalan Damai di Pertemuan Menlu se-ASEAN Hari Ini

Media Cambodianess, mengutip militer Kamboja, melaporkan penembakan artileri di beberapa wilayah Provinsi Battambang.

Penembakan tersebut dilaporkan melukai sedikitnya satu warga sipil.

Di pihak Thailand, stasiun televisi TV 3 melaporkan baku tembak di Provinsi Sa Kaeo pada Senin (22/12/2025) pagi.

Disebutkan bahwa senjata berat ditembakkan dari arah pasukan Kamboja.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas