Zelenskyy Desak Dunia Bertindak, Minta Masyarakat Dunia Paksa Rusia Hentikan Perang
Zelenskyy desak dunia tingkatkan tekanan ke Rusia, sementara Uni Eropa kucurkan bantuan untuk menopang Ukraina di tengah perang berkepanjangan.
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Zelenskyy mendesak dunia meningkatkan tekanan terhadap Rusia, menegaskan perang tidak akan berakhir tanpa sanksi lebih keras, isolasi politik, dan dukungan nyata bagi Ukraina.
- Pembicaraan damai Rusia–Ukraina di Miami berakhir tanpa terobosan, meski disebut produktif, menunjukkan konflik masih stagnan dan belum ada titik temu nyata.
- Ukraina mendapat dukungan finansial besar dari Uni Eropa senilai €90 miliar, yang dinilai krusial untuk stabilitas ekonomi, pertahanan.
TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali mendesak masyarakat dunia untuk mengambil langkah nyata guna memaksa Rusia menghentikan perang yang telah berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Pernyataan itu disampaikan Zelenskyy dalam pesan video yang diunggah di media sosial pada Minggu (21/12/2025) menyusul serangkaian serangan Rusia yang terus berlanjut di berbagai wilayah Ukraina.
Menurut Zelensky, perang Rusia di Ukraina tidak akan benar-benar berakhir tanpa peningkatan tekanan internasional terhadap Moskow.
Terlebih belakangan ini Rusia makin agresif melancarkan serangan di berbagai wilayah Ukraina, termasuk serangan udara yang menargetkan kawasan pelabuhan dan infrastruktur maritim.
Zelensky menuding upaya Rusia mengganggu jalur logistik laut Ukraina merupakan bagian dari strategi untuk melemahkan perekonomian dan ketahanan negara tersebut.
Menurutnya, tindakan ini menjadi bukti bahwa Rusia tidak memiliki niat tulus untuk mengakhiri perang meski berbagai pembicaraan diplomatik terus digelar.
Tanpa sanksi yang lebih kuat, isolasi politik yang konsisten, serta dukungan nyata bagi Ukraina, Zelenskyy menilai Moskow akan terus melanjutkan serangan dan memperpanjang konflik.
Karena itu, ia menyerukan agar negara-negara mitra meningkatkan tekanan politik, ekonomi, dan diplomatik terhadap Rusia.
"Dunia tidak boleh tinggal diam mengenai hal ini," tegas Zelenskyy, sebagaimana dikutip dari Anews.
"Semua orang harus melihat bahwa tanpa tekanan pada Rusia, mereka tidak berniat untuk benar-benar mengakhiri agresi mereka. Tekanan harus ditingkatkan," imbuhnya
Selain dukungan komunitas Internasional, Zelenskyy menyatakan akan terus berkoordinasi dengan para mitra strategis guna memastikan Ukraina tidak menghadapi agresi Rusia sendirian.
Baca juga: Negosiasi Damai Perang Ukraina-Rusia di Miami Berakhir Tanpa Tanda-tanda Terobosan
Negosiasi Perang Berakhir Buntu
Adapun desakan diungkap Zelenskyy setelah pembicaraan damai tentang perang Ukraina dan Rusia yang berlangsung di Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu dilaporkan buntut.
Pertemuan yang difasilitasi oleh AS itu berakhir tanpa tanda-tanda adanya terobosan signifikan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Meski tidak menghasilkan kesepakatan konkret, para pejabat Amerika Serikat dan Ukraina menyebut proses negosiasi tersebut berlangsung dalam suasana yang produktif dan konstruktif.
Pembicaraan Rusia-Ukraina di Miami merupakan kelanjutan dari proses diplomatik yang dimulai setelah Amerika Serikat mengajukan proposal perdamaian berisi 28 poin pada bulan lalu.
Baca tanpa iklan