Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Donald Trump Meluncurkan Kelas Kapal Perang Baru, Dinamai Berdasarkan Namanya Sendiri

Donald Trump mengumumkan pembangunan dua kapal perang baru bernama “kelas Trump” sebagai bagian dari konsep modernisasi besar Angkatan Laut AS

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Donald Trump Meluncurkan Kelas Kapal Perang Baru, Dinamai Berdasarkan Namanya Sendiri
tangkapan layar
KAPAL KELAS TRUMP - Tangkap layar YouTube Sky News Australia memperlihatkan Presiden AS Donald Trump mengumumkan kapal perang kelas baru pada Selasa (23/12/2025). Kelas kapal perang baru itu dinamai berdasarkan namanya sendiri. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembangunan dua kapal perang baru bernama “kelas Trump” sebagai bagian dari konsep modernisasi besar Angkatan Laut AS, Golden Fleet. 
  • Kapal-kapal ini disebut akan menjadi yang terbesar di dunia, dilengkapi senjata hipersonik, laser, rudal jelajah, hingga nuklir serta teknologi kecerdasan buatan. 
  • Langkah ini dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa Amerika tertinggal dari China dalam kapasitas pembangunan kapal dan industri maritim global.


TRIBUNNEWS.COM –
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembangunan dua kapal perang baru bernama “kelas Trump”, yang akan menjadi kapal pertama dalam konsep “Golden Fleet” Angkatan Laut AS.

Mengutip London Maritime Academy, Selasa (23/22/2025), istilah kelas kapal merujuk pada kelompok kapal yang memiliki kesamaan dalam struktur, ukuran, bobot, serta kemampuan operasional.

Sementara itu, Golden Fleet merujuk pada konsep rencana modernisasi besar-besaran Angkatan Laut AS dengan menghadirkan kapal perang canggih yang dilengkapi persenjataan mutakhir, dikutip First Post.

“Masing-masing kapal ini akan menjadi kapal perang terbesar dalam sejarah negara kita, terbesar dalam sejarah dunia,” kata Trump, seperti dilansir USA Today.

Trump didampingi Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, serta Menteri Angkatan Laut John Phelan saat menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di resor miliknya, Mar-a-Lago, Florida, pada Senin (22/12/2025) sore waktu setempat atau Selasa pagi waktu Indonesia.

Di belakang Trump tampak tiga gambar kapal perang yang diberi label nama “USS Defiant.”

KAPAL KELAS TRUMP - Tangkap layar YouTube CBS News memperlihatkan Presiden AS Donald Trump mengumumkan kapal perang kelas baru pada Selasa (23/12/2025). Kelas kapal perang baru itu dinamai berdasarkan namanya sendiri.
KAPAL KELAS TRUMP - Tangkap layar YouTube CBS News memperlihatkan Presiden AS Donald Trump mengumumkan kapal perang kelas baru pada Selasa (23/12/2025). Kelas kapal perang baru itu dinamai berdasarkan namanya sendiri. (tangkapan layar)
Rekomendasi Untuk Anda

Trump mengatakan bahwa pada akhirnya sebanyak 20 hingga 25 kapal akan membentuk kelas kapal perang baru tersebut.

“Pembangunan dua kapal pertama akan dimulai segera,” ujarnya.

Menurut Trump, kapal-kapal tersebut akan dilengkapi dengan kemampuan menggunakan senjata hipersonik, laser, rudal jelajah, serta senjata nuklir.

Kecerdasan buatan juga akan memainkan peran besar dalam meningkatkan kemampuan operasional kapal-kapal tersebut.

Pada masa jabatan pertamanya, Trump sempat mengkritik desain kapal perang AS yang dinilainya tampak buruk, serta mendorong perombakan besar-besaran terhadap armada laut negara itu.

Kapal perang “kelas Trump” disebut akan menjadi peningkatan dari kapal perusak rudal berpemandu kelas Arleigh Burke, yang dinamai dari seorang laksamana AS era Perang Dunia II dan Perang Korea.

Kelas Arleigh Burke mulai beroperasi pada 1991 dan masih diproduksi hingga saat ini.

Baca juga: Dunia Hari Ini: Jenderal Rusia Tewas dalam Ledakan Bom di Mobil – Bentrok Bersenjata di Aleppo

Sebelumnya, Menteri Angkatan Laut John Phelan pada 19 Desember mengumumkan bahwa ia telah mengarahkan pembangunan kelas fregat baru sebagai bagian dari konsep Golden Fleet.

Kelas kapal baru ini akan memiliki bobot lebih besar dibandingkan kapal perusak Angkatan Laut AS saat ini, kata para pejabat kepada Wall Street Journal, yang pertama kali melaporkan pengumuman Trump tersebut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas