Kim Jong Un dan Putrinya Resmikan Hotel Mewah, Korea Utara Mau Tarik Wisatawan
Kim Jong Un dan putrinya, Kim Ju-ae meresmikan hotel-hotel mewah di zona wisata di Samjiyon. Korea Utara berupaya menarik wisatawan.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Whiesa Daniswara
Korea Utara diperkirakan akan mengadakan kongres partai pertamanya dalam lima tahun pada awal tahun 2026, di mana rencana pembangunan baru untuk lima tahun ke depan diharapkan akan diumumkan.
Media pemerintah seperti Rodong Sinmun, telah mendesak upaya publik besar-besaran untuk menyelesaikan proyek-proyek besar menjelang pertemuan tersebut.
Korea Utara Berupaya Mempromosikan Pariwisata
Sejak Kim Jong Un berkuasa pada tahun 2012, Korea Utara secara aktif mempromosikan pariwisata, sektor yang dikecualikan dari sanksi internasional dan relatif bebas dari larangan "uang tunai dalam jumlah besar".
Sejak Kim Jong Un berkuasa, Korea Utara telah mengembangkan kompleks wisata berskala besar di daerah Pegunungan Baekdu, termasuk Resor Ski Masikryong, Kawasan Wisata Pantai Wonsan Kalma, Pemandian Air Panas Yangdok di Provinsi Pyongan Selatan, dan Kota Samjiyon.
Korea Utara secara terbuka menyatakan niatnya untuk menggunakan hal ini guna menarik tidak hanya wisatawan domestik tetapi juga wisatawan Tiongkok dan Rusia, sehingga menghasilkan devisa.
Selama pembukaan Zona Wisata Pantai Wonsan Kalma musim panas lalu, Korea Utara mengundang Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, yang sedang berkunjung ke Korea Utara, ke Wonsan, menurut laporan media Korea Selatan, Maeil Kyungjae.
Kehadiran pejabat Rusia tersebut merupakan bagian dari upaya Korea Utara untuk menarik wisatawan dan kepercayaan turis asing.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)