Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AS Gempur Dermaga Narkoba Venezuela, Serangan Terpisah di Pasifik Tewaskan Dua Orang

Trump mengklaim AS menyerang dermaga narkoba di Venezuela, sementara operasi militer terpisah di Pasifik menewaskan dua orang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in AS Gempur Dermaga Narkoba Venezuela, Serangan Terpisah di Pasifik Tewaskan Dua Orang
Tangkapan layar media sosial
KONFLIK AS-VENEZUELA. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim pasukan AS telah menyerang sebuah dermaga di Venezuela yang menurutnya digunakan untuk memuat kapal-kapal penyelundup narkoba. Klaim tersebut muncul bersamaan dengan serangan militer AS lainnya di Samudra Pasifik bagian timur yang menewaskan sedikitnya dua orang. Foto tangkap layar X/@Southcom 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump mengklaim pasukan Amerika menyerang dermaga di Venezuela yang disebut digunakan untuk memuat kapal penyelundup narkoba.
  • Trump menyebutnya sebagai serangan darat pertama sejak kampanye tekanan terhadap Caracas dimulai empat bulan lalu.
  • Klaim itu muncul bersamaan dengan serangan AS di Samudra Pasifik timur yang, menurut Pentagon, menewaskan dua orang di kapal yang diduga terlibat perdagangan narkoba.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengklaim pasukan AS telah menyerang sebuah dermaga di Venezuela yang menurutnya digunakan untuk memuat kapal-kapal penyelundup narkoba.

Klaim tersebut muncul bersamaan dengan serangan militer AS lainnya di Samudra Pasifik bagian timur yang menewaskan sedikitnya dua orang.

Al Jazeera melaporkan, Trump menyebut serangan di Venezuela sebagai serangan darat pertama yang diketahui sejak Washington meningkatkan kampanye tekanannya terhadap Caracas empat bulan lalu.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan saat bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Florida, Senin (29/12/2025).

“Terjadi ledakan besar di area dermaga tempat mereka memuat kapal-kapal dengan narkoba,” kata Trump.

Ia menambahkan AS telah menyerang kapal-kapal tersebut dan kemudian menghantam lokasi darat yang disebutnya sebagai “area pelaksanaan”.

Rekomendasi Untuk Anda

Trump menolak mengungkap siapa yang melakukan serangan tersebut, apakah militer AS atau Badan Intelijen Pusat (CIA).

Ia juga tidak menyebutkan lokasi spesifik dermaga yang diserang.

Hingga kini, pemerintah Venezuela belum memberikan tanggapan resmi.

Belum ada pula laporan independen dari dalam negeri Venezuela mengenai serangan tersebut.

Klaim Trump muncul di tengah meningkatnya tekanan Washington terhadap Venezuela.

Baca juga: Trump Marah Ukraina Serang Kediaman Putin, Zelensky: Mereka Kembali Berulah!

Gedung Putih menyebut tekanan tersebut bertujuan memberantas jalur penyelundupan narkoba menuju Amerika Serikat.

Namun, Caracas secara konsisten membantah keterlibatan dalam perdagangan narkoba.

Venezuela menuduh AS berupaya menggulingkan Presiden Nicolas Maduro demi menguasai cadangan minyak negara itu, yang terbesar di dunia.

Serangan di Samudra Pasifik

Sementara itu, Pentagon mengumumkan serangan terpisah terhadap sebuah kapal yang diduga membawa narkoba di perairan internasional Samudra Pasifik bagian timur.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas